Contoh Perbuatan Zina Tangan

780 views

Zina itu memiliki artian yang sangat luas, tidak hanya bermakna hubungan intim akan tetapi dari anggota tubuh kita pun melakukan zina.

Mulai dari mata, mulut, tangan dan lainnya. Semua anggota tubuh kita bisa melalukan zina, salah satunya adalah zina tangan.

Salah seorang teman bertanya apakah dia boleh melakukan onani dengan alasan sebenanrya ingin menikah namun orang tuanya belum mengjinkannya.

Ia pun berusaha berhenti namun tiak bisa. Dan onani inilah yang disebut dengan zina tangan.

Seorang Psikolog terbaik Indeonesia mengatakan bahwa “Orang yang sudah kencanduan onani sudah melakukan onani sebanyak 36 kali didalam hidupnya.”

Onani dan Masturbasi
Dalam bahasa Arab dikenal istilah Istimna’ (“الاستمناء”), yaitu mengeluarkan mani secara paksa Atau secara istilah didefinisikan, “الاستمناء” adalah mengeluarkan mani dengan cara selaoin melakukan hubungan intim. (bersenggama/coitus).

Loading...

Dalam kitab I’anatuth Tholibin (2/255) disebutkan makna “الاستمناء” adalah Mengeluarkan mani secara paksa tanpa melakukan hubungan intim, baik dilakukan melalu tangan yang hukumnya haram dan mubah yang dilkukan dengan cara menggunakan tangan pasangannya.

Istilah “الاستمناء” di sini sama dengan onani atau masturbasi

Menurut Pandangan Syari’at
Syari’at secara tegas bahwa zina tangan adalah perbuatan dosa dan tercela, sebagaimana firman Allah berikut ini:

وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ . إِلَّا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ . فَمَنِ ابْتَغَى وَرَاءَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْعَادُونَ

“Dan Orang-orang yang menjaga kemaluannya kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari (penyaluran hasrat seksual) selain itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas” (QS. al-Mukminun: 5 – 7)

Ibnu Katsir dalam karyanya memperegas bahwa secara umum para ulama menyepakati ayat diatas kalau perbuatan onani dan masturbasi hukumnya haram,

وقد استدل الإمام الشافعي، رحمه الله، ومن وافقه على تحريم الاستمناء باليد بهذه الآية الكريمة. وقال: فهذا الصنيع خارج عن هذين القسمين

“Imam Syafii dan para ulama lain yang sependapat dengan beliau berdalil dengan ayat di atas untuk menegaskan haramnya onani atau masturbasi. Beliau mengatakan, ‘Perbuatan ini (onani) keluar dari dua hal yang Allah halalkan” (Tafsir Ibnu Katsir jilid, 5/463).

Padangan Para Ulama
Para jumhur ulama sepakat bahwa melakukan mastrubasi atau onani adalah “HARAM”, kecuali dilakukan dengan bantuan istrinya atau budak perempuannya.

Menurut ini pendapat para Ulama: ketika melakukan onani ia mengingat-ingat nikmat menggauli seorang wanita dengan carra menghayal sedang menggauli perempuan, maka hal seperti ini hukumnya haram.

Al-Imam Ahmad rahimahullah mengharamkannya, juga para ulama lainnya. [aboesyuja.wordpress.com]

Tags: #Hukum Mastrubasi #Hukum Onani #Zina Tangan