Dahsyatnya Sholat Dhuha 4 Rakaat

499 views
يَابْنَ آدَمَ ، صَلِّ لِي أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَكْفِكَ آخِرَهُ .

“Wahai anak Adam, shalatlah 4 rakaat untuk-Ku pada waktu Dhuha, maka Aku akan memberikan jaminan yang cukup kepadamu sampai akhir hari itu.” (HR. At-Tirmidzi, Ahmad, Abu Nu’aim, Al-Haitsami. Ahmad meriwayatkan hadits ini dengan rawi-rawi kepercayaan. Tetapi At-Tirmidzi mengatakan hadits ini hasan)

Penjelasan
Waktu Shalat dhuha dimulai dari jam 7 pagi – jam 11 siang. Rakaat yang dikerjakan minimal 4 rakaat.

Barang siapa yang mengerjakan shalat duha dipagi hari maka ia akan mendapatkan perlindungan dari Allah sore.

Allah akan melindungi orang yang mengerjakan shalat dhuha dari kesesatan maupun bisikan setan-setan yang akan menjerumuskan pada perbuatan dosa.

Perlindungan Allah yang demikin jutsru adalah rahmat terbesar dari pada pemberian materi yang hanya mengeyangkan perut saja.

Setiap orang tentu menginginkan rahmat dan perlindungan dari Allah STW baik dari padangan yang sesat, pikiran serta pendapat yang sesat.

Loading...

Umat islam dianjurkan mengerjalan shalat sunnah dhuha karena manfaatnya sangat besar disamping untuk perlindungan namun Allah menunjukkan kebesaran serta keluasan rahmatnya tidak memandang bulu.

Siapapun yang mengerjakan shalat duha maka Allah akan meratakan dan akan memberi perlindangan dengan adil tanpa melihat apakag orang pintar, atau orang sedang dan bodoh sekalipun.

Tak perlu alim sebab perlindungan yang Allah berikan kepada Muslim yang rajin melakukan shalat Dhuha 4 rakaat pada yang rajin.

Mengerjakan shalat dhuha pun sangat mudah dikerjakan, apabila kita termasuk orang yang sibuk karena bekerja maka kita bisa melaksanakan shalat ditempat kita bekerja tanpa harus pergi kemasjid, yang terpenting tempatnya bersih.

Mungkin kita kebingunga dan bertanya kenapa yang melaksanakan shalat dhuha sebatas mendapatkan keselamatan diri dan bisikan setan?

Sedangkan kebanyakan orang mengartikan bahwa dengan shalat dhuha akan melancarkan rezeki? Sebab orang non muslim pun atau bahkan kafir sekalipun Allah tetap memberi rezeki.

Jika kita lihat justru semakin kafir maka akan semakin kaya dan bertambah rezekinya. Contohnya adalah Contohnya, raja Namrud, Fir’aun, Qarun, Haman dll. Allah berfirman:

لَا يَغُرَّنَّكَ تَقَلُّبُ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي الْبِلَادِ ٦ مَتَاعٌ قَلِيلٌ ثُمَّ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ ۚ وَبِئْسَ الْمِهَادُ ٧ لَٰكِنِ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ لَهُمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا نُزُلًا مِّنْ عِندِ اللَّهِ ۗ وَمَا عِندَ اللَّهِ خَيْرٌ لِّلْأَبْرَارِ ٨ وَإِنَّ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَمَن يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْكُمْ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْهِمْ خَاشِعِينَ لِلَّهِ لَا يَشْتَرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ ثَمَنًا قَلِيلًا ۗ أُولَٰئِكَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ  ٩

“Jangan sekali-kali kamu teperdaya oleh kegiatan orang-orang kafir (yang bergerak) di seluruh negeri. Itu hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat kembali mereka ialah neraka Jahanam. (Jahanam) itu seburuk-buruk tempat tinggal. Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya, mereka akan mendapat surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya sebagai karunia dari Allah. Dan apa yang di sisi Allah lebih baik bagi orang-orang yang berbakti. Dan sesungguhnya di antara Ahli Kitab ada yang beriman kepada Allah, dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu, dan yang diturunkan kepada mereka, karena mereka berendah hati kepada Allah, dan mereka tidak memperjualbelikan ayat-ayat Allah dengan harga murah. Mereka memperoleh pahala di sisi Tuhannya. Sungguh, Allah sangat cepat perhitungan-Nya.” (QS. Ali ’Imran [3]: 196-197)

Ayat diatas mengingatkan Nabi Muhammad Agar tidak tegiur dengan kekayaan yang berlimpah yang dimiliki oleh orang kafir meski beliau sudah menjadi penguasa di Madinah dan dapat menghasilkan materi yang sangat banyak.

Karena bukti Allah mencintai hamba-Nya bukan dilihat dari seberapa bayak kekayaan yang diterima. Akan Tetapi bukti Cintanya Allah Kepada Hamba-Nya adalah diselamatkan dari bisikan setan yang terkutuk dan diselamatkan dari kesesatan.

وَمَا أُبَرِّئُ نَفْسِي ۚ إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌ بِالسُّوءِ إِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّي ۚ إِنَّ رَبِّي غَفُورٌ رَّحِيمٌ

“Dan aku tidak (menyatakan) diriku bebas (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kejahatan, kecuali (nafsu) yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Yusuf [12]: 53)

Sehingga kita tidak boleh mengukur kasih sayang Allah kepada hamba-Nya diukur dari rezeki dan kekayaan.

Karena perlindungan Allah yang sesungguhnya adalah keselamatan, dijauhkan dari godaan setan untuk melakukan berbuatan yang di larang oleh Allah.

Maka barang siapa yang denga istiqomah mengerjakan shalat dhuha sebanyak 4 rkaat maka Allah akan menjamin dirinya agar tidak tersesat dari penguasaan hawa anafsu yang mengakibatkan dirinya masuk neraka di akhirat kelak.

Shalat dhuha 4 rakaat ini boleh dilakukan siapa saja selama muslim dan jaminan Allah adil tidak akan memandang bulu serta bisa dilakukan dimana saja tanpa harus dimasjid. [risalahmujahidin.com]

Tags: #Empat Rakaat #Shalat Dhuha