Dalam Hadits Ini 13 Adab Pernikahan yang Harus Kita Ikuti (2)

167 views

Inilah kelanjutan dari adab dalam pernikahan, sebagai berikut;

Ketujuh, Mahar yang Mudah
Hendaknya wanita Memudahkan Maharnya.

Rasulullaah SAW bersabda: “Di antara kebaikan wanita ialah memudahkan maharnya dan memudahkan rahimnya.” (HR. Ahmad)

Kedelapan, Saling Setuju.
Dari pihak laki-laki semua setuju, yang wanita juga setuju.

Dari Abu Hurairah RA menuturkan kepada mereka bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “Janda tidak boleh dinikahkan sehingga dia diminta perintahnya, dan gadis tidak dinikahkan sehingga diminta izinnya.”

Mereka bertanya, “Wahai Rasulullaah, bagaimana izinnya?” Beliau menjawab: “Bila ia diam.” (HR Al-Bukhari)

Loading...

Kesembilan, Memilih Laki-Laki Saleh 
Miskinnya laki-laki jagan jadikan alasan, laki-laki miskin bukan tidak bisa mencukupi dirinya sendiri.

Yang paling penting dari seorang laki-laki adalah kesalehannya. Dengan kesalehannya maka Allah kelak akan menolongnya.

Kesepuluh, Tak Boleh Berduaan
Laki-laki dan perempuan tak  boleh erkhalwat (berduaan) meski ingin melamarnya harus dengan Mahramnya.

Kesebelas, Tangan Di Jidat
Kalau Akad Nikah hendaknya Meletakkan Tangan Kanan di Jidat atau Ubun-ubun Istri dan Berdoa.

“Ya Allaah sesungguhnya aku memohon kebaikannya dan kebaikan apa yang Engkau ciptakan pada dirinya. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan apa yang Engkau ciptakan pada dirinya.”

Kedubelas, Salat 2 Raka’at.
Hendaknya Suami menjadi Imam dan istri jadi makmumnya. Jangan sampai terbalik.

“Jika kamu masuk menemui istrimu maka salatlah 2 raka’at, kemudian mohonlah kepada Allah kebaikan yang dimasukkan kepadamu. Berlindunglah kepada Allah dari keburukannya, kemudian setelah itu terserah urusanmu dan istrimu.” (HR. Ibnu Abu Syuaibah dalam Al-Mushannaf)

Ketigabelas, Walimatul ‘Ursy.
Hendkanya melakukan Walimatul ‘Ursy baik hari Akad atau setelahnya bisa di hari lain dengan menyediakan makanan.

Rasulullah SAW bersabda: “Pengantin pria harus menyelenggarakan walimah.” (Fathul Bari). Rasulullah SAW juga bersabda: “Adakanlah Walimah, walaupun dengan seekor kambing.” (HR. Al Bukhari)

Nabi Bersabda; “Seburuk-buruk makanan adalah makanan walimah, hanya orang-orang kaya saja diundang, sedangkan orang fakir tidak diundang. Barang siapa yang tidak memenuhi undangan, maka dia telah bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.” (HR. Al Bukhari)

Ketika makan di acara walimatul ‘ursy hendaknya berdoa. “Ya Allah, berkahilah apa-apa yang Engkau karuniakan kepada mereka, Ampunilah mereka dan Sayangilah mereka.” (HR. Muslim)

Atau dengan lafadz: “Ya Allah, berikanlah makanan kepada orang yang memberi makan kepadaku, dan berikanlah minuman kepada orang yang memberi minum kepadaku.” (HR. Muslim)

Tags: #Adab Nikah #Pemuda SOleh #Wanita Solehah