Dalil Tentang Zina

527 views

Di zaman sekarang, khususnya di kota-kota besar, perbuatan zina seperti sudah tidak berdosa lagi. Mereka berbuat zina tanpa beban dan penyesalan setelah melakukan zina.

Padahal di dalam kitab suci al-Qur’an dan hadits Nabi sudah jelas diterangkan dan larangannya pun tegas, bahkan untuk mendekati zina pun dilarang.

Berikut ini kumpulan dalil-dalil tentang zina yang bisa anda pelajari:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.” (QS. al-Isro’: 32)

***

Itulah satu dari sekian banyak ayat al-Qur’an tentang zina. Selanjutnya, berikut ini hadits Nabi yang lebih banyak mengulas tentang perbuatan zina

Loading...
إِنًّ اْلإِيْمَانَ سِرْبَالٌ يُسَرْبِلُهُ اللهُ مَنْ يَشَاءُ فَإِذَا زَنَى الْعَبْدُ نَزَعَ اللهُ مِنْهُ سِرْبَالَ اْلإِيْمَانِ فَإِنْ تَابَ رَدَّهُ عَلَيْهِ

“Sesungguhnya iman itu ibarat pakaian yang dipakaikan Alloh kepada orang-orang yang yang dia kehendaki. Maka ketika seorang hamba berzina, Alloh mencabut baju iman itu darinya, dan jika dia bertaubat maka Alloh akan mengembalikannya pada hamba itu” (HR Baihaqi dari Anas)

مَنْ زَنَى أَوْ شَرِبَ الْخَمْرَ نَزَعَ اللهُ مِنْهُ اْلإِيْمَانَ كَمَا يَخْلَعُ اْلإِنْسَانُ الْقَمِيْصَ مِنْ رَأْسِهِ

“Barangsiapa yang zina atau meminum khomr, maka Alloh mencabut keimanannya sebagaimana melepasnya manusia pada qomisnya dari kepalanya” (HR Malik)

إِنَّ مِمَّا أَخْشَى عَلَيْكُمْ شَهَوَاتِ الْغَيِّ فِي بُطُوْنِكُمْ وَفُرُوْجِكُمْ وَمُضِلاَّتِ الْهَوَى

“Sesungguhnya yang lebih aku (Muhammad) khwatirkan terhadap kalian adalah syahwat/ keinginan-keinginan yang durhaka, dalam urusan perut dan farji kalian, serta hawa nafsu yang menyesatkan” (HR Ahmad dari Abi Barzah)

مَا مِنْ ذَنْبٍ بَعْدَ الشِّرْكِ أَعْظَمَ عِنْدَ اللهِ مِنْ نُطْفَةٍ وَضَعَهَا رَجُلٌ فِيْ رَحْمٍ لاَ يَحِلُّ لَهُ

“Tidak ada dosa yang lebih besar disisi Alloh setelah syirik daripada mani yang diletakkkan seorang laki-laki kedalam rahim wanita yang tidak halal baginya” (HR Ibnu Abid Dunya dari Haytsam bin Malik)

لاَ تَزَالُ أُمَّتىِ بِخَيْرٍ مَالَمْ يَفْشُ فِيْهِمْ ﭐلزِّنَا فَإِذَا فَشَا فِيْهِمُ ﭐلزِّنَا فَأَوْشَكَ أَنْ يَعُمَّهُمُ اللهُ بِعَذَابٍ

“Tidak henti2nya ummatku dalam kebaikan selama belum tersebar zina di kalangan mereka. Maka jika tersebar zina, maka hampir apabila meratakan siksa atas mereka” (HR Ahmad)

مَا ظَهَرَ فِى قَوْمٍ ﭐلزِّنَا وَﭐلرِّبَا إِلاَّ أَحََلُّوْا بِأَنْفُسِهِمْ عَذَابَ اللهِ

“Tidaklah tampak dalam suatu kaum: “zina dan riba”, melainkan mereka menurunkan adzab Alloh pada diri mereka sendiri” (HR Abu Ya’la)

عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَا مَعْشَرَ الْمُسْلِمِيْنَ اتَّقُوا الزِّنَا فَإِنَّ فِيْهِ سِتَّ خِصَالٍ ثَلاَثَةٌ فِى الدُّنْيَا وَثَلاَثَةٌ فِىالاخِرَةِ فَأَمَّا الَّتِى فِى الدُّنْيَا فَذِهَابُ بَهَاءِ الْوَجْهِ وَقْصُر الْعُمُرِ وَدَوَامُ الْفَقْرِ وَأَمَّا الَّتِى فِى الاخِرَةِ فَسُخْتُ اللهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى وَسُوْءُ الْحِسَابِ وَعَذَابُ الاخِرَةِ

Dari Nabi SAW bersabda: “Wahai kaum muslimin, takutlah kamu sekalian pada zina sebab didalamnya ada 6 perkara (yang pasti ditetapi), 3 perkara di dunia dan 3 perkara di akhirot. Adapun 3 perkara di dunia adalah hilangnya kewibawaan wajah, pendeknya umur dan kekalnya kefakiran, sedangkan 3 perkara di akhirot adalah murka Alloh yang Maha Barokah dan Maha Luhur, jeleknya hisaban dan siksa akhirot” (HR Baihaqi)

عَنْ اَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : سَبْعَةٌ لاَ يَنْظُرُ اللهُ إِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلاَ يُزَكِّيْهِمْ وَلاَ يَجْمَعُهُمْ مَعَ الْعَامِلِيْنَ وَيُدْخِلُهُمُ النَّارَ اَوَّلَ الدَّاخِلِيْنَ اِلاَّ اَنْ يَتُوْبُوْا وَمَنْ تَابَ تَابَ اللهُ عَلَيْهِ النَّاكِحُ يَدَهُ وَالْفَاعِلُ وَالْمَفْعُوْلُ بِهِ وَمُدْمِنُ الْخَمْرِ وَالضَّارِبُ وَالِدَيْهِ حَتَّى يَسْتَغِيْثَا وَالْمُؤْذِى جِيْرَانَهُ حَتَّى يَلْعَنُوْهُ وَالنَّاكِحُ حَلِيْلَةَ جَارِهِ

Dari Anas bin Malik dari Nabi SAW bersabda: “Ada 7 golongan yang tidak akan dilihat dan disucikan (dari dosa) oleh Alloh pada hari kiamat, dan mereka tidak Alloh kumpulkan bersama orang-orang yang beramal dan Alloh masukkan mereka ke neraka pertama kali, kecuali jika mereka mau bertobat, maka Alloh menerima taubat mereka: [1]. Orang yang menikah dengan tangannya (onani/masturbasi), [2]. Orang yang mengerjai dan dikerjai (bi-seksual), [3]. Orang yang membiasakan minum khomr, [4]. Orang yang memukul orang tuanya hingga kedua orang tuanya meminta tolong, [5]. Orang yang menyakiti tetangganya sehingga tetangganya melaknatinya dan [6]. Orang yang menikahi (menzinai) kehalalan (istri) tetangganya” (HR Imam Hasan bin Arofah)

Tags: #Ayat Zina #Dalil Zina #Hadits Zina