Dialog Iblis Dengan Nabi Musa Perihal Trik Menggoda Manusia

249 views

Seorang Nabi adalah manusia pilihan Allah yang tak mungkin terbebas dari cobaan. Semua akan diuji dan di beri cobaan mulai dari Nabi Adam sampai Nabi Muhammad.

Dalam sebuah kisah, saat Nabi Musa AS berada di suatu majelis, kemudian iblis memakai jubah panjang penutup kepala yang berwarna-warni.

Dan saat iblis mendekati Nabi Musa iblis meletakkan jubahnya.

Lantas iblis yang terlaknat menghampiri Musa dan berkata, “Assalamualaikum semoga keselamatan tetap tercurah kepadamu. Musa bertanya,”Engkau siapa?

“Aku adalah iblis,” jawabnya.

“Semoga Allah tidak memanjangkan hidupmu. Apa yang membuatmu datang kemari?” iblis berkata

Loading...

“Aku datang untuk mengucapkan salam kepadamu, karena kedudukan dan derajatmu di sisi Allah SWT.”

Musa bertanya lagi, “Apa yang aku lihat pada dirimu tadi?”

“Sebuah jubah panjang yang aku gunakan untuk menyambar hati manusia,” jawab iblis.

Musa bertanya, “Perbuatan apa yang jika dilakukan manusia, engkau bisa menguasainya?”

Iblis menjawab, “Jika dia membanggakan diri, menganggap amalnya banyak dan lupa terhadap dosa-dosanya. Aku akan mengingatkanmu tiga hal, sebagai berikut:

Pertama, Dilarang Berduaan
Dilarang berduaan bersama perempuan yang tidak halal bagimu. Jika itu terjadi, maka aku pasti menjadi temannya dan menggodanya dengannya.

Kedua, Jangan Berbuat Janji
Hendaknya jangan menjanjikan sesuatu kepada Allah jika tidak akan menepatinya.

Ketiga, Menghalangi Bersedekah
Sesungguhnya seorang yang memberikan satu sedekah, maka aku pasti menjadi temannya untuk menghalangi akan perbuatan sedekah itu.

Dan  iblis berpaling sambil berkata. “Celaka setelah mengetahui sesuatu yang aku jadikan manusia.”

Pecakapan antara Musa dan Iblis ini diceritakan Imam Al-Ghazali dalam Ikhtisar Ihya Ulumiddin mengenai cara meredam syahwat kemaluan.

Kata ImamAl-Ghazali, “Perbuatan ini lebih rendah daripada binatang dan amat tercela. Selamanya berlebih-lebihan adalah perbuatan tercela.”

Syahwat disini maksudnya adalah perkara yang sudah sampai di luar batas rasional. Namun menghilangkan syahwat secara total seperti impoten juga perbuatan tercela, yang paling baik adalah pertengahan.

Jika syahwat membuncah redamlah dengan puasa atau menikah. Rasulullah bersabda. “Wahai para pemuda, menikahlah. Barangsiapa tidak mau menikah, maka dia harus berpuasa karena puasa akan menjadi perisai pelindungnya.”

loading...
loading...

Tags: #Godaan Iblis #Menggoda Manusia #Nabi Musa