Doa Minta Jodoh Sesuai Sunnah Nabi

2808 views

Tidak semua orang mudah dalam menemukan jodohnya. Masih banyak dari mereka yang harus bersabar hanya untuk dipertemukan dengan jodohnya.

Tentu setiap orang yang sudah terbilang cukup umur bahkan semua teman-temannya sudah menikah tentu akan merasakan resah.

Terlebih lagi ketika semua orang bertanya kapan akan menikah sedangkan dirinya tidak tahu hari itu akan datang.

Tapi sebagai manusia kita hanya perlu bersabar dan tabah karena sejatinya yang terjadi hanyalah ujian hidup saja, maka sebagai orang yang beriman jadikan keadaan ini sebagai ladang pahala.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda:

مَا يُصِيبُ المُسْلِمَ، مِنْ نَصَبٍ وَلاَ وَصَبٍ، وَلاَ هَمٍّ وَلاَ حُزْنٍ وَلاَ أَذًى وَلاَ غَمٍّ، حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا، إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

“Tidak ada satu musibah yang menimpa setiap muslim, baik rasa capek, sakit, bingung, sedih, gangguan orang lain, resah yang mendalam, sampai duri yang menancap di badannya, kecuali Allah jadikan hal itu sebagai sebab pengampunan dosa-dosanya.” (HR. Bukhari 5641).

Loading...

Segala yang terjadi adalah ujian dari Allah SWT, bersabarlah jika saat ini kita sednag dirundung masalah, resah dan gelisah, yakinlah semua itu terjadi karena kehendak Allah.

Jadikan rasa kegelisahan kita sebagai alat untuk mengahrapkan padahal dari Allah SWT. Terkait dengan doa meminta jodoh, ada beberapa hal yang harus kita ketahui

1. Tidak Ada Doa Khusus Untuk Meminta Jodoh
Semua doa untuk meminta jodoh yang kita ketahui selama ini sama sekali tidak menyebutkan sumber dan dalilnya.

Sehingga tidak tepat jika kita mempraktekkan doa tersebut sebab doa tersebut diyakini sebagai ajaran dari Rasulullah SAW atau doa yang dianjurkan didalam agama islam.

Dan tidak ada amalan tertentu untuk menyegerakan jodoh, beberapa keterangan tentang amalan mempercepat jodoh sama sekali tidak memiliki sumber dari syariat.

2. Tak Ada Satu pun yang Memahami Nasib Perjalanan Hidup
Bahkan seorang nabi sekalipun sama sekali tidak tahu terhadap perjalanan hidupnya karena perjalanan hidup merupakan bagian dari rahasia yang hanya diketahuia oleh Allah SWT saja.

Allah berfirman menceritakan tentang Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam,

وَلَوْ كُنْتُ أَعْلَمُ الْغَيْبَ لَاسْتَكْثَرْتُ مِنَ الْخَيْرِ وَمَا مَسَّنِيَ السُّوءُ

“Andaikan aku tahu hal yang gaib, tentu aku akan berusaha memperbanyak mendapatkan hal-hal yang baik, dan aku tidak akan tertimpa kemiskinan …” (QS. Al-A’raf: 188).

Surah diatas berkaitan dengan tujuan kita menikah. Kita menikah tentu berkeinginan untuk mendapatkan kebahagiaan hidup.

Kita pun tidak akan setuju jika kita dipaksa menikah dengan pasangan yang kita anggap tidak bisa membuat kita bahagia dan hanya akan menimbulkan masalah terhadap kita.

Sehingga tak perlu memaksakan diri harus mendapatkan jodoh saat ini dan menikah sekarang juga.

Maka dari itu doa yang baik untuk kita yang belum mendapatkan jodoh adalah berdoa yang baik yang disitilahkan dengan doa yang kalimatnya padat namun maknanya luas.

Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَحِبُّ الْجَوَامِعَ مِنَ الدُّعَاءِ، وَيَدَعُ مَا سِوَى ذَلِكَ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyukai jawami’ ad-dua (doa yang kalimatnya padat namun luas maknanya). Dan beliau tinggalkan yang lainnya.” (HR. Ahmad, Abu Daud, dan dishahihkan al-Albani).

Sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu mengatakan, di antaranya adalah doa sapu jagad sebgai berikut:

كَانَ أَكْثَرُ دَعْوَةٍ يَدْعُو بِهَا رَسُولُ صَلَّى عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Doa yang paling sering dipanjatkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: ALLAHUMMA RABBANAA AATINAA FID-DUNYAA HASANAH WA FIL AAKHIRATI HASANAH WA QINAA ADZAABAN NAAR” (HR. Bukhari dan Muslim).

Doa ini menunjukkan bahwa kita pasrah kepada Allah agar Allah memberikan yang terbaik untuk kehidupan kita di dunia dan dikahirat nanti.

3. Bukan Untuk Menurunkan Semangat Menikah
Keterangan diatas semata-mata untuk menyadarkan kita serta mengingatkan kita agar tidak terlalu mengebu-ngebu untuk segera mendapatkan jodoh, karena bisa jadi kita tidak mendapatkan yang sesuai dengan harapan.

Dan ketika kita memiliki perasaan dan berharap kepada seseorang maka berdoalah kepada Allah dengan menunjukkan bahwa kita benar-benar pasrah. Kita hanya menggantungkan kepada Allah tanpa memaksa dia harus menjadi milik kita.

Rasulullah mengajarkan kita untuk shalat istiharah karena hanya kepada Allah kita mengganungkan segala harapan dan keinginan kita.

4. Jaminan Lelaki Baik Untuk Perempuan Baik Begitu Pula Sebaliknya
Allah memberi jaminan bagi laki-laki yang menjaga kehormatannya akan disandingkan dengan wanita yang juga menjaga kehormatannya.

Sebaliknya wanita yang buruk akan disandingkan dengan laki-laki yang sama karakternya. Allah berfirman:

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula) …” (QS. an-Nur: 26)

Jangan hanya meminta jodoh baik atau shaleh shalelahah. Jika kita menginginkan pasangan yang demikian maka jadilah orang yang baik, yang shaleh atau shalelhan yang menjaga kerhormatan dan menjaga aturan Allah.

Sadarilah bahwa pasangan kita adalah cerminan diri kita. Jika kita masih suka bermaksiat dan tidak bisa menjaga pergaulan maka berhati-hatilah akan mendapatkan pasangan yang demikian.

Ketahuilah, untuk mendapakan pasangan yang bahagia butuh pengorbanan yang sangat besar. [konsultasisyariah.com]

Tags: #Amalan Jodoh #Doa Mendapatkan Jodoh #Jodoh Terbaik