Dosa Besar Suami Jika Membuat Istri Menangis, Dalam Islam

3845 views

Didalam hubungan rumah tangga pasti akan dihadapkan dengan yang namanya perselisihan, mulai dari hal yang sepele hingga besar bahkan tak jarang sang suami ringan tangan dan memukul istrinya hingga ia menangis.

Jika tidak dihadapi dengan kepala yang dingin maka bisa jadi masalah sepele berujung pada perceraian.

Jika sudah bercerai maka imbasnya pada anak-anak mereka. Lalu bagaimana hukumnya suami membuat istri menangis? Allah berfirman:

وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ فَإِن كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَىٰ أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا

… dan bergaullah dengan mereka menurut cara yang patut. Jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya.” (QS. an-Nisa: 19)

Ayat diatas menerangkan bahwa Allah SWT Agar senantiasa sabar ketika tidak menyukai istrinya serta senantiasa menggauli istrinya dengan baik. Dalam hadits disebutkan:

“Barang siapa menggembirakan hati istrinya, maka seakan-akan ia menangis takut kepada Allah. Barang siapa menangis karena takut kepada Allah, maka Allah mengharamkan tubuhnya masuk neraka. Sesungguhnya ketika suami istri saling memperhatikan, maka Allah akan memperhatikan mereka berdua dengan penuh rahmat. Saat suami memegang telapak tangan istri, maka bergugurlah dosa-dosa suami istri itu lewat sela-sela jari mereka.” (HR. Maisarah bin Ali, dari Ar-Rafi, dari Abu Said Al-Khudzri)

Loading...

Hadis diatas menerangkan bahwa, jika suami mampu membuat hati istrinya bahagia maka Allah menganggap bahwa suami menangis karena takut kepada Allah.

Dan barang siapa yang menangis karena takut kepada Allah maka Allah haramkan tubuhnya masuk neraka.

Adapun hukum suami yang membut menangis istrinya tanpa hak adalah haram. Allah berfirman:

وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوا فَقَدِ احْتَمَلُوا بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُّبِينًا

“Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh, mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.” (QS. al-Ahzab: 84)

Allah sangat melarang kita menyakiti orang lain, apalagi sesama muslim. Barang siapa yang menyakiti atau melukai orang mukmin baik laki-laki dan perempuan, maa ia akan menanggung doda dan kebohongan. [mozaik.inilah.com]

Tags: #Disakiti Suami #Istri Menangis #Suami Memukul Istri