Dzikir Kelapangan Hati yang Allah Ajarkan Khusus Bagi Ummat Nabi Muhammad SAW

Ketika mendengar kabar buruk atau sebuah musibah kerap kali kita ucapkan inna lillahi wa innaailaihi rojiun.

Apakah kalimat itu cukup diucapkan hanya ketika ada musibah?

Prof M Quraish Shihab menjelaskan bahwa, dalam Alquran, untuk menguji hambanya Allah memberikan  musibah sambil mengucapkan inna lillahi wa innaailaihi rojiun.

Perlu kita ketahui bahwa kalau kalimat itu tak hanya khusus  diucapkan saat ada kematian saja, tapi pada setiap perkara yang dirasa negatif.

Prof menajutkan, inna mempunyai arti sesungguhnya kami adalah milik Allah. Semua yang kita miliki semua adalah titipan Allah dan akan diambil kembali.

Mengucapkan kalimat itu  inna lillahi wa innaailaihi rojiun menyimpulkan bahwa kita  tidak menggerutu atas apa yang Allah ambil kembali dari kita.

Loading...

Menurut Ulama, satu bacaan yang diajarkan Allah secara khusus kepada Nabi Muhammad SAW adalah inna lillahi wa innaailaihi rojiun.

Mengapa kalimatnya mengggunakan kalimat kami? Sebab musibah semakin banyak yang mengalami maka akan semakin ringan dipikul.

Jauh berbeda dengan kegembiraan. Jika kegembiraan, banyak yang menikmatinya maka semakin besar kegembiraan itu dirasakan.

Terdapat sebuah doa untuk mempermudah dan memperingan musibah yang kita alami.

Allahumma inna laa nasaluka radda al qadhaa’, wa lakin nas’aluka al luthfa fihi.

“Ya Allah kami tidak bermohon Engkau membatalkan ketetapanmu, yang kami mohonkan ya Allah adalah agar dia menimpa kami dengan lemah lembut.

Artinya walaupun kita harus terjatuh biarlah terjatuh di tumpukan jerami.

Tags: #Diajarkan Allah #Doa Khusus #Umat Muahammad