Hanya Inilah yang Akan Menjadi Jawaban Manusia Ketika Menghadap Allah

Manusia adalah hamba Allah yang nanti akan kembali lagi pada Allah. Tak ada yang bisa kita bawa mengadapNya kecuali amal baik yang pernah kita lakukan dibunia.

Jika kita berbuat baik di dunia insyaAllah kita akan mendapat ganjaran surga kelak diakhirat.

Dan jika berbuat keburukan maka hendaknya kita selalu bertaubat dan menyesali tidak akan berbuat lagi untuk selamanya.

Ada Sebuah kisah dua laki-laki yang saling berdialog perihal bekal menuju akhirat kelak. Simak dasn bacalah kisah ini dengan seksama;

pada suatu sektika Fudhail bin Iyadh pernah bertemu dengan seseorang. Beliau lantas bertanya kepadanya: “Berapa umur Anda?”

“Enam puluh tahun,” jawab laki-laki itu.

Loading...

“Kalau begitu sejak enam puluh tahun yang lalu Anda sudah berjalan menuju Allah, dan perjalananmu hampir saja tiba.”

“Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji’ûn,” ujar lelaki itu.

“Apakah Anda tahu maknanya?” tanya Fudhail.

Lelaki itu menjawab: “Ya, saya tahu. Saya adalah hamba Allah dan hanya kepada-Nya saya akan kembali.”

Fudhail lalu memberi orang itu nasihat:

ﻳﺎ ﺃﺧﻲ، ﻣﻦ ﻋﺮﻑ ﺃﻧﻪ ﻟﻠﻪ ﻋﺒﺪ، ﻭأنه ﺇﻟﻴﻪ ﺭﺍﺟﻊ، ﻓﻠﻴﻌﻠﻢ ﺃﻧﻪ ﻣﻮﻗﻮﻑ ﺑﻴﻦ ﻳﺪﻳﻪ، ﻓﻠﻴﻌﻠﻢ ﺍﻧﻪ ﻣﺴﺌﻮﻝ، وﻣﻦ ﻋﻠﻢ ﺃﻧﻪ مسئول ﻓﻠﻴﻌﺪ ﻟﻠﺴﺆﺍﻝ ﺟﻮﺍﺑﺎ”

Wahai saudaraku…

“Barangsiapa yang menyadari bahwa dirinya adalah hamba Allah dan hanya kepada-Nya ia kembali, hendaknya dia juga menyadari bahwa dia akan berdiri di hadapan-Nya dan akan ditanya (oleh-Nya).

Dan barangsiapa yang menyadari bahwa dirinya akan ditanya maka hendaknya ia mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan tersebut.”

Laki-laki itu pun menangis lantas bertanya kepada Fudhail: “Lalu apa yang harus aku perbuat?”

Di Waktu Ini, Allah Panggil Kita, Kapan Saja Itu?

“Mudah,” jawab Fudhail.

“Apa? Semoga Allah merahmatimu,” tanya laki-laki itu lagi.

Fudhail menasihatinya lagi:

ﺗُﺤﺴﻦ ﻓﻴﻤﺎ بقي، ﻳﻐﻔﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻚ ﻣﺎﻗﺪ ﻣﻀﻰ ﻭﻣﺎ بقي، ﻓﺈﻧﻚ ﺇﻥ ﺃﺳﺄﺕ ﻓﻴﻤﺎ بقي ﺃُﺧﺬﺕ ﺑﻤﺎ ﻣﻀﻰ ﻭﻣﺎ بقي

“Berbuat baiklah disisa umurmu, niscaya Allah akan mengampuni apa yang telah lalu dan yang masih tersisa dari umurmu

Namun bila engkau berbuat keburukan pada apa yang masih tersisa niscaya engkau akan dihukum atas apa-apa yang telah lalu dan yang masih tersisa darimu.”

Sekali lagi
Senja belum berlalu
Apa yang kau tunggu
Bergegaslah.

Dan Bertaubatlah
Perbaiki diri.

Istiqomah ibadah
Insyaa Allah hidup berkah.

Maka ayo kita perbanyak bekal kebaikan kita sebagai armada menuju akhirat karena tidak ada yang bisa menolong kita selain amal kita sendiri di akhirat kelak.

loading...
loading...

Tags: #Bekal AKhirat #Bekla Manusia #Menuju Allah