Hukum Menutup Jalan Umum Karena Ada Acara

147 views

Diakui atau tidak jalanan erat hubungannya dengan kepentingan masyarakat. Jalanan yang aman dari segala bentuk macam gangguan dapat memperlancar segala bentuk aktivitas masyarakat.

Ustadz Ahmad Sarwat Lc MA,  selaku Pendiri Rumah Fiqih, menuturkan tentang  pesan Rasulullah SAW terhadap hak-hak masyarakat. Kita dilarang merampas hak-hak itu dari masyarakat.

Rasulullah SAW melarang kita duduk duduk di jalan, kecuali bila kita memberikan hak-hak kepada para pengguna jalan.

Dari Abu Said Al-Khudri RA bahwa Nabi SAW bersabda:

عن أَبي سعيد الخُدري رضي الله عنه عن النَّبيّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: إيَّاكُمْ وَالجُلُوسَ في الطُّرُقَاتِ!» فقالوا: يَا رَسُول الله، مَا لنا مِنْ مجالِسِنا بُدٌّ، نتحدث فِيهَا. فَقَالَ رسولُ الله صلى الله عليه وسلم: فَإذَا أبَيْتُمْ إلاَّ المَجْلِسَ، فَأَعْطُوا الطَّريقَ حَقَّهُ». قالوا: وما حَقُّ الطَّريقِ يَا رسولَ الله؟ قَالَ: «غَضُّ البَصَرِ، وَكَفُّ الأَذَى، وَرَدُّ السَّلامِ، وَالأمْرُ بِالمَعْرُوفِ، والنَّهيُ عن المُنْكَرِ

“Hindarilah duduk-duduk di pinggir jalan!” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah bagaimana kalau kami butuh untuk duduk-duduk di situ memperbincangkan hal yang memang perlu?’

Loading...

Rasulullah SAW menjawab, “Jika memang perlu kalian duduk-duduk di situ, maka berikanlah hak jalanan.”

Mereka bertanya, “Apa haknya?”

Beliau menjawab, “Tundukkan pandangan, tidak mengganggu, menjawab salam (orang lewat), menganjurkan kebaikan, dan mencegah yang mungkar.” (HR Muslim).

Dalam hadits di atas dapat diambil kesimpulan mengenai hak-hak pra pengguna jalan yang wajib kita tunaikan adalah tidak boleh mengganggu perjalanan mereka.

Jalan itu dibuat memang untuk orang lewat. Jika sampai macet tak karuan, karena tabligh akbar, maka hal ini perlu dievaluasi secara serius.

Jika tabligh akbar diselenggarakan dalam rangka menegakkan syiar Islam, lalu bagaimana hak-hak pengguna jalan?

Membuat  macet merupakan larangan yang ditegur keras oleh Rasulullah SAW, dan jika  sampai menutup jalan. Pasti lebih parah lagi.

Tags: #Acara Tabligh #Banyaknya Jamaah #Jalan Macet #Menutup Jalam