Hukum Menyambung Bulu Mata Dalam Islam

145 views

Berbicara wanita tak akan lekang dari gaya hidupnya dalam persoalan kecantikan. Selalu ada gaya baru untuk mempercantik secara instan.

Yang sedang trend dan digemari kaum Hawa ini saat ini adalah eyelash extension.

Dengann menggunakan Eyelash extension dapat memperpanjang, mempertebal dan memperlentik bulu mata.

Bagaimana islam menyikapi masalah ini dan apa hukumnya?

Menyambung bulu mata palsu termasuk dalam kategori menyambung rambut/bulu. Hal ini sebagaimana disabdakan Nabi Shallallahu alihi wa sallam:

لَعَنَ اللهُ الْوَاصِلَةَ وَالْمُسْتَوْصِلَةَ

Loading...

“Allah melaknat Al-washilah (orang yang menyambung rambut) dan Al-mustaushilah (orang yang minta disambungkan rambutnya).” (HR. Bukhori dan Muslim)

Dalam Syarh Shahih Muslim, Imam Nawawi menjelaskan hadis di atas dengan mengatakan bahwa,

“al-Washilah adalah profesi menyambung rambut seorang wanita dengan rambut lainnya.

Adapun al-Mustaushilah adalah wanita yang meminta orang lain menyambungkan rambutnya.

Dengan tegas hadits di atas menunjukkan haramnya menyambung rambut, dan laknat bagi wanita yang berprofesi menyambung rambut dan orang yang disambung rambutnya secara mutlak. Inilah pendapat yang paling kuat.

Ustadz Ahmad Anshori berpendapatan laknat Allah bagi orang yang menyambung rambut, yang diungkap hadis di atas.

Yang dimaksud Laknat adalah dijauhkan dari rahmat Allahu ‘azza wa jalla.

Semua jenis rambut termasuk dalam larangan yang dijelaskan pada hadis di atas.

Karena di dalam riwayat yang lain dari sahabat Jabir bin Abdillah -radhiyallahu’anhu– ditegaskan,

زَجَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ تَصِلَ الْمَرْأَةُ بِرَأْسِهَا شَيْئًا

“Nabi Shallallahu alaihi wa sallam melarang wanita untuk menyambung rambut dengan sesuatu apapun.” (HR. Muslim)

Syaikh Sholih Al Utsaimin rahimahullah menerangkan,

ووصل الشعر بغير شعر اختلف فيه أهل العلم فمنهم من قال إنه لا يجوز لأن النبي صلى الله عليه وسلم (نهى أن تصل المرأة بشعرها شيئاً) وكلمة (شيئاً) عامة تشمل الشعر وغيره ، وعلى هذا فالشعور المصنوعة التي تشبه الشعور التي خلقها الله عز وجل لا يجوز أن توصل بالشعور التي خلقها الله سبحانه وتعالى بل هي داخلة في هذا الحديث

“Menyambung rambut dengan bukan rambut asli, hukumnya diperselisihkan oleh para ulama.

Diantara ulama ada yang berpendapat tetap dilarang. Karena Nabi Shallallahu alaihi wa sallam melarang,

أن تصل المرأة بشعرها شيئاً

“untuk menyambung rambut dengan sesuatu apapun”.

loading...
loading...

Tags: #Bulu Mata #Bulu Mata Palsu #Menyambung Bulu Mata