Iblis Terbakar Saat Akan Menggoda Syekh Abdul Qadir Jailani

123 views

Iblis adalah musuh nyata bagi anak adam dan akan selalu menggoda dan mengajak pada kejahatan.

Iblis dan setan telah bersumpah senantiasa berusaha memperdaya dan membelokkan arah kita dari jalan Allah (QS Al-A’raf [7] : 16-17).

مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَٰكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ ۗ

”Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup para nabi-nabi.” (QS Al Ahzab 40).

Nabi Muhammada adalah Nabi yang paling akhir dan tidak ada lagi nabi dan rasul lagi setelah beliau.

Syariat yang dibawa oleh Nabi merupakan ajaran yang sudah final dan tidak akan ada risalah lagi sepanjang zaman.

Loading...

NAbi Muhammad lah yang layak berdampingan dengan nama Allah dalam kalimat syahadat.

Orang yang beriman kepada Allah tapi tidak beriman dan cinta kepada Muhammad, maka Allah tolak keimanan dan kecintaannya itu.

Sebagaimana firman-Nya:

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ

‘Katakanlah (kepada orang Yahudi dan Nasrani): ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu’.” (Ali Imran 31)

Diceritakan dalam sebuah riwayat bahwa Syekh Abdul Qadir Al Jailani, pada suatu malam bermunajat kepada Allah.

Secara tiba-tiba muncul cahaya menyilaukan di atas mihrabnya. Dan dari arah cahaya tersebut terdengar suara,

”Wahai Abdulkadir, aku adalah Tuhanmu, apa yang telah aku haramkan bagimu telah aku halalkan.”

Dengan munculnya suara itu maka Syekh Abdul Qadir tertegun. Sadar dari kadetnya maka beliau berkata dalam hati,

”Muhammad SAW adalah Nabi dan Rasulullah yang terakhir, maka tidak mungkin Allah SWT akan mengubah syariatnya.”

Maka Abdul Qadir yakin kalau cahaya menyilaukan itu adalah suara yang datangnya dari iblis bukan dari suara Tuhan.

Lalu Syhek mengucapkan ta’awudz: a’udzubillahi minasyaitanir rajim.

Tiba-tiba cahaya itu terbakar sambil berkata, ”Sudah banyak orang yang telah aku perdayai, tetapi engkau luput dari tipu dayaku ini.”

Orang islam menganggap  Syeikh Abdul Qadir Al Jailani sebagai waliyullah, hingga hampir terjerumus menganggap dirinya sebagai nabi atau rasul baru karena diganggu setan.

Karena ilmunya yang tinggi dan dekat pada Allah akhirnya syekh selamat dari keyakinan sesat yang diganggu oleh setan.

loading...
loading...

Tags: #Keistimewaan Orang Wali #Orang Wali #Wali Allah