Ini Alasan Mengapa Tidak Boleh Bicara Dalam Shalat

1047 views

Sahabat Nabi SAW Zaid bin Arqam RA menjelaskan bahwa awalnya kaum Muslimin masih sering berbicara seperlunya ketika shalat. Berbincang dan Berbicara dengan orang di sebelahnya, Sang Nabi Muhammad SAW mendengarnya dan tidak menginkarinya.

Dari Zaid bin Arqam RA, ia berkata, “Sebelumya kami berbicara saat shalat; seseorang di antara kami berbicara dengan teman di sampingnya saat shalat, sehingga (ayat ini turun), ‘Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyuk.’ Kami kemudian diperintahkan diam dan dilarang berbicara,” (HR. al-Bukhari no. 4543, Muslim no. 539).

Sejatinya shalat aktivitas bermunajat kepada Allah SWT. Di dalam Shalat kita punya kesempatan untuk berbincang dan curhat pada Allah SWT perihal adapun yang akan kita luapkan. Dan sangat patut, orang yang dalam keadaan solat tidak berbicara sehurufpun dengan sesama manusia.

Dan Allah SWT memerintahkan untuk diam dan melarang berbicara ketika shalat. Karena dalam solat tidak pantas ada perkataan manusia.

Allah SWT berfirman,

حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَىٰ وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ

”Peliharalah semua shalat (mu) dan (peliharalah) shalat wustha. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyuk,” (QS. Al-Baqarah: 238).

Dan semua Para sahabat dapat mengerti dan paham kalau dilarang berbicara dalam shalat. Kemudian mereka menghentikan kebiasaan itu.

Loading...

Sejak saat itu hingga saat ini, para sahabat tidak lagi berbicara dalam solat. Sebab, berbicara dalam shalat akan menghilangkan konsentrasi dan kekhusyuan.

Tags: #Solat Diam #Solat Khusuk #Solat Wajib