Ini Doa Jibril yang Diaminkan Rasulullah SAW

283 views

Yang memanjatkan doa bukan hanya menusia malaikat pun memanjatkan doa kepada-Nya.

Dalam sebuah hadits dijelaskan malaikat pernah memanjatkan tiga buah doa yang berkaitan dengan kaum Muslimin.

Nabi Muhammad SAW menyimak doa permohonan malaikat itu dan  beliau kemudian mengaminkan masing-masing doa tersebut.

Berikut ini sejumlah riwayat tentang doa malaikat:

عَنْ كَعْبِ بْنِ عُجْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: احْضُرُوا الْمِنْبَرَ، فَحَضَرْنَا، فَلَمَّا ارْتَقَى دَرَجَةً قَالَ: ” آمِينَ “، فَلَمَّا ارْتَقَى الدَّرَجَةَ الثَّانِيَةَ قَالَ: ” آمِينَ “، فَلَمَّا ارْتَقَى الدَّرَجَةَ الثَّالِثَةَ قَالَ: “آمِينَ”، فَلَمَّا فَرَغَ، نَزَلَ مِنَ الْمِنْبَرِ قَالَ: فَقُلْنَا له: يَا رَسُولَ اللهِ؛ لَقَدْ سَمِعْنَا الْيَوْمَ مِنْكَ شَيْئًا لَمْ نَكُنْ نَسْمَعُهُ، قَالَ: ” إِنَّ جِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلَامِ عَرضَ لِي فَقَالَ: بَعُدَ مَنْ أَدْرَكَ رَمَضَانَ فَلَمْ يُغْفَرْ لَهُ، فَقُلْتُ: آمِينَ، فَلَمَّا رَقِيتُ الثَّانِيَةَ قَالَ: بَعُدَ مَنْ ذُكِرْتَ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيْكَ، فَقُلْتُ: آمِينَ، فَلَمَّا رَقِيتُ الثَّالِثَةَ قَالَ: بَعُدَ مَنْ أَدْرَكَ وَالِدَيْهِ الْكِبَرَ عِنْدَهُ أَوْ أَحَدُهُمَا، فلَمْ يُدْخِلَاهُ الْجَنَّةَ – أَظُنُّهُ قَالَ – فَقُلْتُ: آمِينَ

[رواه البيهقي في شعب الإيمان (3/ 134) ح 1471]

Loading...

Diriwayatkan dari Ka’ab bin Ujrah RA, pada suatu hari Nabi SAW naik ke mimbar. Ketika menapaki anak tangga pertama, kedua, dan ketiga, beliau selalu mengucapkan, Amiin.

Melihat itu, para sahabat pun berkata kepada beliau, “Wahai Rasulullah SAW, kami semua mendengar engkau berkata, ‘amiin, amiin, amiin.’

Mereka bertanya, Mengapa engkau melakukan itu?”

Nabi SAW menjawab, “Ketika aku menaiki tangga pertama, Jibril datang kepadaku dan berkata,

‘Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadan tetapi dosanya tidak diampuni. Maka aku pun mengucapkan, ‘Amiin.’”

Kemudian dia (Jibril) berkata, ‘Celakalah seorang hamba jika mendapati kedua atau salah satu orang tuanya masih hidup,

tetapi keberadaan orang tuanya tidak membuatnya masuk ke dalam surga.’

Aku pun berkata, ‘Amiin.’ Selanjutnya, dia berkata, ‘Celakalah seorang hamba jika namamu (Muhammad) disebutkan di hadapannya,

tetapi dia tidak bershalawat untukmu.’ Maka aku pun berkata, ‘Amiin.’

Dari hadist di atas Rasulullah SAW mengingatkan kita kemuliaan Ramadhan. Sebab tak sedikti orang Islam yang menjalani bulan suci tetapi jarang memohon ampun dan rahmat kepada Allah SWT.

Hinga pada akhirnya, Ramadhan berlalu, dan kita masih dalam noda dan dosa. Malaikat Jibril pun mendoakan celaka atas orang-orang seperti ini.

Malaikat Jibril juga menyinggung anak yang tidak berbakti kepada orang tua. Ajaran Islam menyuruh kita merawat dan menyayangi kedua orang tua.

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya.

Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam usia dua tahun.

Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.” (QS Lukman 14).

Selama hayat dikandung badan, seorang anak harus berbakti pada orangtuanya. Seperti dengan mencukupi kebutuhan hidupnya, mendoakannya, atau menyambung silaturahim kepada karib-kerabatnya.

Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya (orang tua) dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.‘” (QS Al Isra’ 24).

Kemudian Malaikat Jibril juga mengecam orang yang tidak bershalawat jika nama Nabi Muhammad SAW disebut.

Shalawat adalah ungkapan rasa cinta dan kerinduan baginda Rasulullah SAW. Seperti Allahumma shalli ‘ala Muhammad dan sebagainya.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat bershalawat kepada Nabi (Muhammad).

Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kepada Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya. (QS Al Ahzab 56).

Dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda, Alangkah kikirnya umatku manakala namaku disebut, tetapi tidak bershalawat kepadaku.

Dengan bershalawat, insya Allah, kita akan mendapatkan syafaat di akhirat kelak.

“Manusia yang paling berhak bersamaku (Nabi SAW) pada hari kiamat ialah yang paling banyak membaca shalawat kepadaku.” (HR Tirmidzi).

Tags: #Doa Malaikat #Doa Nabi #Nalaikat Jibril