Ini Ekspresi Canda Nabi Muhammad SAW dengan Nenek-Nenek

270 views


Di antara fitrah manusia ialah tertawa dan menangis. Hidup memang tak selalu “hitam”, tetapi adakalanya juga “putih”, yakni cerah dan penuh kegembiraan seperti itulah yang dijelaskan Alquran surah an-Najm ayat 43.

Salah satu bentuk kegembiraan itu ialah ekspresi canda. Rasulullah SAW pun dalam hidupnya pernah bercanda.

Membuat orang lain bahagia pun dianjurkan sebagai kebajikan. Nabi SAW bersabda, “Senyummu untuk saudaramu adalah kebajikan (sedekah)” (HR Imam Ahmad).

Tentunya, canda dan humor boleh dilakukan, asalkan tidak diiringi berbagai perbuatan tak terpuji. contoh, berbohong, berbicara kotor, mengolok-ngolok, caci-maki dan merendahkan orang lain. Janganlah hanya demi mendapatkan tawa dari orang lain, perbuatan-perbuatan tak bagus pun dilakukan.

Nabi SAW bersabda, ”Celakalah orang yang berbicara lalu mengarang cerita dusta agar orang lain tertawa” (HR Abu Dawud). Dalam hadis lainnya, beliau menegaskan, “Sesungguhnya tidaklah aku berbicara, kecuali yang benar” (HR Tirmidzi).

Dikisahkan dalam sebuah riwayat, ada seorang laki-laki meminta kepada Nabi Muhammad SAW agar beliau membawanya di atas kendaraan. Lantas, Rasulullah berkata, ”Aku akan membawamu di atas anak unta.” Dan Orang tadi pun bingung. Sebab, ia hanya melihat seekor unta dewasa, bukan anak unta.

Loading...

Rasulullah menjelaskan, ”Bukankah yang melahirkan anak unta itu seekor unta juga?” (HR Abu Dawud dan Tirmidzi).

Contoh lainnya dari canda Nabi ialah kisah berikut. Suatu hari, Rasulullah SAW kedatangan seorang nenek tua yang bertanya, ”Apakah kelak diriku akan masuk surga?” Nabi SAW pun menjawab, ”Tidak akan ada nenek-nenek di surga.”

Mendengar jawaban Nabi SAW seperti itu, dengan spontan si nenek menangis sedih. Lantas, Rasulullah SAW menjelaskan kepadanya. Kelak, tidak akan ada nenek-nenek di surga. Sebab, semua ahli surga akan kembali belia. Dan si nenek pun kembali tersenyum senang.

Tags: #Canda Nabi #Canda Nenek #Senyum Nabi