Ini Perbedaan Waktu Keluarnya Wadi, Madzi, dan Mani yang Harus Kita Ketahui

Cairan yang pasti selalu mengiringi mani saat membuncahnya seksualitas adalah air madzi. Apa yang membedakan antara keduanya? Dan bagaimana Islam menyikapi perkara ini?

Menngtahui perbedaan antara mani dan madzi sangatlah penting, sebab tak sedikit di kalangan kaum Muslimin yang paham perbedaan keduanya.

Sehingga menyebabkan mereka ditimpa oleh fitnah was-was dan dipermainkan tipu daya setan.

Seperti yanga sudah kita ketahui bersama bahwa hanyalah  mandi yang mewajibkan mandi.

Sedangkan madzi cukup dicuci lalu berwudhu dan tidak mewajibkan mandi besar.

Ini perbedaan antara tiga cairan yang keluar dari kemaluan manusia antara lain adalah sebagai berikut;

Loading...

Pertama Kencing; najis berdasarkan Al-Qur`an, Sunnah, dan ijma’.

Kedua, Wadi: Cairan tebal putih keluar usai kencing atau setelah bekerja keras.

Berdasarkan kesepakatan para ulama maka wadi itu najis dan wajib dicuci. Hal ini merupakan pembatal wudhu sebagaimana kencing dan madzi.

Ketiga, Madzi: Cairan tipis dan lengket.

Madzi keluar saat syahwat membuncah sebab bermesraan, atau melihat dan mengkhayal dan berfantasi hal-hal yang kurang bagus.

Madzi dihukumi najis berdasarkan kesepakatan para ulama dengan landasan hadits Ali yang akan datang dimana beliau memerintahkan untuk mencucinya.

Keempat, Mani: Cairan tebal baunya seperti adonan tepung (asam)

Mani keluar terpancar ketika keluar dan tubuh akan terasa lelah setelah mengeluarkannya.

Dan ini adalah kesimpulan perbedaan antara mani dan madzi:

a. Madzi adalah najis berdasarkan ijma. Dan mani suci menurut pendapat yang paling kuat.

b. Madzi adalah hadats ashghar. Dan mani hadats akbar suci dengan mandi besar.

c. Cairan madzi lebih tipis dibandingkan mani.

d. Mani berbau, dan madzi baunya normal.

e. Mani keluarnya terpancar, dan madzi tidak.

f. Mani keluarnya nikmat, dan madzi kadang terasa dan kadang tidak terasa.

g. Waktu keluar madi dan mani tidak sama

h. Setelah keluarnya mani tubuh lemah, setalah keluar madzi tidak.

Tags: #Cairan Kental #Keluarnya MAni #Madi Wadzi