Ini Syahid Uhud yang Dimandikan Para Malaikat

156 views

Dalam kitab Fadhail Al-A’mal Syekh Maulana Muhammad Zakariyya Al-Kandahlawi mengisahkan, awalnya Hanzhalah tidak ikut berperang pada perang uhud.

Menurut riwayat, ia tak ikut perang karena ia baru saja melangsungkan pernikahannya dan mengumpuli istrinya malam itu.

Ketika ia baru saja duduk untuk mandi dan baru membasuh kepalanya, tiba-tiba terdengar kabar kekalahan kaum Muslimin.

Syekh Maulana menceritakan, sebab kabar kekalahan pasukan Muslim, ia langsung menghunus pedangnya segera menuju pertempuran yang sedang berlangsung di Uhud.

Hanzhalah langsung berperang bersama para sahabat lain menyerang pasukan kaum kafir.

Namun, Hanzhalah mendapatkan takdir wafat, dalam keadaan junub Hanzhalah gugur sebagai syahid di perang uhud.

Loading...

Dalam syariat orang mati syahid boleh langsung dimakamkan, kecuali jika ia dalam keadaan junub.

Para sahabat tidak tahu Hanzhalah junub maka mereka akan langsung menguburkannya tanpa dimandikan.

Baru saja jenazah akan dikuburkan Baginda Nabi SAW bersabda:

 

هذه الملائكة تغسل حنظلة بن أبي عامر من الجنابه

“Saya melihat para malaikat sedang memandikan jenazah Hanzhalah.”

Abu Sa’id Sai’di, RA berkata, “Ketika Baginda Rasulullah SAW berkata demikian, aku pergi melihat jenazahya.

Kulihat bulir-bulir air bekas mandi menetes dari kepala Hanzhalah. Sepulang dari pertempuran,

Baginda Rasulullah SAW memastikan lagi dari keluarganya dan memang ternyata Hanzhalah pergi ke medan perang dalam keadaan tanpa mandi junub.”

Sebab kejadian inilah Hanzhalah mempunyai julukan ghasil al-malaikat, atau yang dimandikan malaikat.

Faidah yang dapat dipetik dari kisah ini kata Syekh Maulana adalah contoh keberanian gigih dari sahabat.

Seseorang pemberani sulit untuk menunda niatnya, berjihad sehingga ia tidak sampai menyelesaikan mandinya junubnya.

loading...
loading...

Tags: #Mati Syahid #Perang Uhud #Sahabat Nabi