Ini Tujuan Aqiqah Serta Manfaatnya

304 views

Allah mengajurkan kita untuk melaksanakan aqiqah ternyata bukan tanpa alasan. Karena ternyata aqiqah memiliki manfaat dan hikmah yang snagat besar bagi kita.

Tidka hanya itu saja dalam penciptaan langit dan bumi juga mahluk yang paling kecil sekalipun juga memiliki hikmah yang sangat besar didalamnya.

Karena Allah tidak pernah sia-saia dalam menciptakan segala halnya. Walau dalam pandangan manusia merugikan akan tetapi Allah tidak pernah malu menciptakan sesuatu tersebut.

إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي أَن يَضْرِبَ مَثَلًا مَّا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا ۚ فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا فَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِن رَّبِّهِمْ ۖ وَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا فَيَقُولُونَ مَاذَا أَرَادَ اللَّهُ بِهَٰذَا مَثَلًا ۘ يُضِلُّ بِهِ كَثِيرًا وَيَهْدِي بِهِ كَثِيرًا ۚ وَمَا يُضِلُّ بِهِ إِلَّا الْفَاسِقِينَ

“Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, mereka tahu bahwa itu kebenaran dari Tuhan. Tetapi mereka yang kafir berkata, ‘Apa maksud Allah dengan perumpamaan ini?’ Dengan (perumpamaan) itu banyak orang yang dibiarkan-Nya sesat, dan dengan itu banyak (pula) orang yang diberi-Nya petunjuk. Tetapi tidak ada yang Dia sesatkan dengan (perumpamaan) itu selain orang-orang fasik,” (QS. al-Baqarah [2]: 26).

Dari hadis diatas sangat jelas bahwa Allah sedang menguji kita dengan hal tersebut. Allah ingin mengetahui apakah kita menjadi orang yang bersyukur atau orang yang kufur dengan perumpaan tersebut.

Selain itu, Allah juga mempertegas bahwa penciptaan langit dan bumi ini ada tanda-tanda kuasa Allah bagi orang yang mau bepikir, berikut ayatnya:

Loading...
الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), ‘Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka’.” (QS. Ali Imrah [3]: 191)

Sama halnya dengan tujuan dari aqiqah itu sendiri yang mana aqiqah tersebut untuk menyembelih hewan ketika kelahiran anak.

Sebagaimana didalam fiqih ibadah mengatakan bahwa aqiqah tersebut memiliki hikmah yang sangat banyak.

Juga menurut menurut Syekh Abdullah Nashih Ulwan dalam kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam, menjelaskan bahwa aqiqah memiliki beberapa hikmah diantaranya adalah:

Pertama, Menghidapkan Sunnah Rasulullah SAW dalam meneladani Nabi Ibrahim AS ketika Allah SWT menebus putranya yaitu Ismail AS.

Kedua, Dengan Aqiqah ia telah melindungi anaknya dari unsur ganguan setan yang bisa menggangu anak yang lahir itu, hal ini juga sesuai dengan hadis yang artinya, “Setiap anak itu tergadai dengan akikahnya.”

Sehingga, anak yang telah ditunaikan akikahnya insya Allah lebih terlindung dari gangguan setan yang sering mengganggu anak-anak.

Hal inilah yang dimaksud oleh Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah “bahwa lepasnya dia dari setan tergadai oleh akikahnya”.

Ketiga, Sebagai tebusan bagi sang anak untuk memberikan syafaat kepada kedua orang tuanya kelak di hari kiamat. Sebagaimana Imam Ahmad mengatakan, “Dia tergadai dari memberikan syafaat bagi kedua orang tuanya (dengan akikahnya).”

Keempat, Mendekatkan Diri Kepada Allah serta sebagai rasa syukur karena telah dianugrahkan buah hati oleh Allah SWT.

Kelima, Sebagai tand abahagia dalam melaksanakan syariaat islam dan bertambahnya keturunan karena memeprbanyak umat Nabi Muhammad SAW diakhirat nanti.

Keenam, Bisa mempererat persaudaraan diantara tetangga dan masyarakat.

Ketujuh, Sebagai sarana untuk keadilan serta mengurangi gejala kemiskinan, karena dengan adanya daging yang dibagikan kepada fakir miskin

Syukur Nikmat
KH Muhammad Sholikhin dalam bukunya “Mukjizat dan Misteri Lima Rukun Islam: Menjawab Tantangan Zaman” mengungkapkan, dalam ibadah akikah mengandung unsur pendidikan, yang mana dalam hal ini mendidik ketakwaan sang anak agar menjadi orang yang dekat dengan Allah.

Juga menghilangkan sifat-sifat kebinatangan pada sang anak. Karena setiap orang memiliki sifat hewaniah yang harus dihilangkan dengan norma etika keagamaan.

Selain itu juga tujuan aqiqah adalah untuk mendidik sang buah hati agar senantiasa menjadi hamba yang dekat dengan Allah SWT. Karena aqiqah itu sendiri adalah berkurban, beadanya hanya (kurban) pada hari Idul Adha terletak pada syariatnya.

Kurban yang dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah disyariatkan sehubungan dengan pristiwa haji, tentu hal ini hanya bagi yang mampu saja dan hanya bagi yang memiliki kehendak sama dengan proses haji.

Sedangkan aqiqah adalah hewan kurban untuk diri pribadi sebagai penebus untuk jiwa anak yang baru lahir.

Juga tujuan khusunya adalah bertujuan dan memiliki manfaat sebagai bentuk rasa syukur atas anugrah yang Allah berikan kepada orang islam, dengan kehadiran sang buah hatinya didalam kehidupannya. [republika.co.id]

Tags: #Manfaat Aqiqah #Tujuan Aqiqah #Tujuan dan Manfaat Aqiqah