Ini yang Disebut Saudara dan Sahabat Nabi Dalam Hadits

110 views

Sahabat adalah orang yang pernah bertemu Nabi dalam keadaan hati beriman. Sedangkan yang disebut saudara adalah orang yang tak pernah bertemu Nabi tapi beriman pada Nabi Muhammad SAW.

Ada sebuah kisah, pada suatu hari, Rasulullah berkata pada Abu Bakar, “Wahai Abu Bakar, aku begitu rindu hendak bertemu dengan ikhwanku (saudara-saudaraku).”

Saat itu, suasana hening sejenak di majelis itu. Orang yang hadir di tempat itu sepertinya sedang memikirkan sesuatu.

Apalagi bagi sayidina Abu Bakar, pada saat itulah pertama kali beliau mendengar sesosok orang yang paling mulia melontarkan pengakuan seperti itu.

“Apakah maksudmu berkata demikian, wahai Rasulullah? Bukankah kami ini saudara-saudaramu?”

Tak tahan Abu Bakar harus bertanya pada nabi untuk menemukan jawaban dari teka-teki yang mulai memenuhi pikiran.

Loading...

“Tidak, wahai Abu Bakar. Kamu semua adalah sahabat-sahabatku tetapi bukan saudara-saudaraku.”

Suara Rasulullah bernada rendah.

“Kami juga saudaramu, wahai Rasulullah,” kata seorang sahabat yang lain pula.

Sambil senyum dan perlahan, Rasulullah menggeleng-gelangkan kepalanya.

Lantas setelah itu, Kemudian Baginda bersabda,

“Saudara-saudaraku adalah mereka yang belum pernah melihatku tetapi mereka beriman denganku dan mereka mencintai aku melebihi anak dan orang tua mereka.

Mereka itu adalah saudara-saudaraku dan mereka bersama denganku. Beruntunglah mereka yang melihatku dan beriman kepadaku dan beruntung juga mereka yang beriman kepadaku sedangkan mereka tidak pernah melihatku.” (HR. Muslim).

Jadi sudah jelas siapa yang disebut sahabat dan saudara oleh Nabi dalam penjelasan haditsnya. Semoga kita diakui sebagai saudara nabi SAW.

Tags: #Iman Pada Nabi #Sahabat Nabi #Saudara Nabi