Inilah 5 Macam Ayat Al-Qur’an yang Dibawa Malaikat Jibril Dari Arsy Dengan Keutamaan Luar Biasa

141 views

Setiap huruf punya nilai pahala dan keutamaan dalam al-Qur’an. Apalagi sampai satu kalimat bahkan satu surah.

Para ulama menjelaskan orang yang membaca 2 ayat terakhir surat Al-Baqarah pada waktu malam, maka keutamaan luar biasa akan menantinya.

Dalam hadis dari Abu Mas’ud Al-Badri radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah pada malam hari, maka ia akan diberi kecukupan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dua ayat terakhir Al-Baqarah yang dijelaskan hadits di atas merupakan ayat yang dibawa Malaikat Jibril dari gudang ‘Arsy bersama tiga kumpulan ayat lainnya.

Dan Tiga ayat yang lain dari ‘Arsy adalah 7 Ayat Surah Al-Fatihah; Ayat Kursi; dan Surah Al-Kautsar.

Loading...

Keutamaan-keutamaan 2 ayat terakhir Surah Al-Baqarah adalah dapat mencukupi seseorang.

Dan para ulama berpendapat makna mencukupi adalah:
1. Mencukupinya dari Qiyamul Lail.
2. Mencukupinya dari membaca Al-Qur’an.
3. Jauh dari kejahatan jin.
4. Lancar rezekinya setiap hari.

Inilah 2 Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah:

آَمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آَمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ (285) لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ (286)

“Aamanar Rasuulu bimaa unzila min Rabbihii wal mukminuun. Kullun aamana billahi wa Malaaikatihi wakutubihi, wa Rusulihi.

Laa nufarriku baina ahadin min Rusulihi. Waqaaluu sami’na wa athaqna, ghufraanaka Rabbanaa wa ilaikal masiir.”

“Laa yukallifullahu nafsan illa wus’ahaa. Lahaa maa kasabat wa alaihaa mak tasabat. Rabbanaa laa tuaakhizna in nasiina au akhthaqna.

Rabbanaa laa tahmil alaina isran kamaa hamaltahu alal ladziina min qablina. Rabbana walaa tuhammilnaa maa laa thaaqata lanaa bihi.

Wa’fu anna waghfir lana warhamnaa anta maulaana fangsurnaa alal qaumil kaafiriin.”

Rasul telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Al-Qur’an) dari Rabbnya, demikian juga orang-orang yang beriman.

Semua beriman pada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya serta rasul-rasul-Nya.

(Mereka menyampaikan): ‘Kami tak membeda-bedakan seseorang pun di antara rasul-rasul-Nya’, dan mereka menyampaikan: ‘Kami dengar dan kami patuh.’

(Mereka berdoa): ‘Ampunilah kami ya Rabb kami serta pada Engkaulah tempat kembali’.

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya serta dia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.

(Mereka berdoa): ‘Ya Rabb kami, jangan sampai Engkau hukum kami bila kami lupa atau kami salah.

Ya Rabb kami, jangan sampai Engkau bebankan pada kami beban yang berat seperti Engkau bebankan pada orang-orang sebelumnya kami.

Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak mampu kami menanggungnya.

Maafkanlah kami, ampunilah kami, serta rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, jadi tolonglah kami terhadap kaum yang kafir’

Kebaikan lain yang akan didapat jika rutin membaca dua ayat terakhir surat Al-Baqarah ini, Allah mencukupi baginya urusan dunia dan akhirat serta akan jauh dari kejelekan.

Kemudian ada ulama lagi mengatakan, membaca dua ayat itu, imannya akan diperbaharui sebab terdapat sikap pasrah kepada Allah dalam Ayat tersebut.

loading...
loading...

Tags: #Ayat Suci #Daru Arsy #Malaikat Jibril

Author: 
    author