Inilah Hikmah Takbir Hari Raya

62 views

Nabi Muhammad menyatukan dengan menghimpun lisan manusia di atas kalimat yang sama pada pelaksanaan ibadah shalat Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha.

Dalam buku al-Lamaat Said Nursi menjelaskan bahwa nabi merespos seruan Tuhan dengan kalbu dan lisan.

Hal itu memperlihatkan sebuah pengabdian kepada  keagungan Tuhan yang maha esa.

Seolah seluruh penjuru bumi berzikir, berdoa, serta shalat kepada Allah dengan penuh kemuliaan dan keagungan dari atas langit yang tujuh, yaitu: “Dan dirikanlah Shalat…” (QS. al-Baqarah [2]: 43).

Nursi, melanjutkan bahwa manusia merupakan makhluk lemah yang dicintai Allah karena pengabdiannya yang agung.

Manusia sebagai khalifah dan penguasa bumi, pemimpin semua hewan, dan tujuan penciptaan seluruh alam.

Loading...

Dengan bersatunya umat manusia suara takbir yang menggma selepas shalat, apalagi pada saat shalat Hari Raya, semuanya menyerukan asma Allah sama halnya dengan besarnya bumi yang mengangunkan asma Allah.

Dengan bersatunya takbir yang mereka lantunkan seolah-olah diucapkan oleh bumi. Bumi seolah berguncang saat shalat Hari Raya.

Suara Allahu Akbar menggelegar menggema di atas angkasa, serta takbir dan zikir-zikir bergema di seantero langit dan bumi.

Bumi bersujud dan mengabdi kepada-Nya dengan segala bentuk pujian kepada sang pemilik keagungan.

Kami bertahmid, bertasbih, dan bertakbir mengagungkan Allah dengan seluruh jiwa dan raga kami.

Dengan segala bentuk pujian kepada Allah maka segoma rahmat dan anugerah Allah dilipahkan kepada kita secara khusus dan terhadap bumi secara umum.

loading...
loading...

Tags: #Gema Takbir #Keagungan Allah #Takbir Hari Raya