Inilah Kenapa Wanita Susah Sekali Menghindari Ghibah

1219 views

Entah kenapa perempuan itu identik dengan suka bergosip, apalagi ketika sudah berkumpul, pasti ada hal yang ia bicarakan. Entah membicarakan tetangganya atau hal sepel lainnya.

Ghibah adalah mengunjing atau membicarakan keburukan, kekurangan bahkan rahasia orang lain.

Jika orang yang di gunjing mendengar pasti akan merasa sakit hati dan jengkel bahkan bisa benci. Hal seperti ini merupakan kedzaliman walau yang ia bicarakan sesuai dengan kenyataan.

Untuk itu, silahkan simak baik-baik firman Allah SWT. berikut ini:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ

“Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.” (QS. al-Hujurat: 12)

Allah mengumpamakan orang yang suka mengunjing orang lain bagaimana mamaki bangkai. Jika kita mau menutupi keburukan orang lain maka Allah akan menutupi keburukan kita.

Loading...

Begitu juga sebaliknya, jika kita suka membuka aib orang lain maka Allah juga akan membuka aib kita dia akhirat nanti dihadapan para mahluk.

Menurut Imam Ghazali dalam kitab Bidayatul Hidayah:

“Dan ganjaran bagi orang yang ghibah adalah termasuk dosa besar. Karena perbuatan ini sama dengan menjatuhkan kehormatan, mencemarkan nama baik, menginjak wibawa orang yg kita gunjing, orang yang melakukan ghibah akan mendapatkan siksa neraka yang tak akan bisa dihindari. Menbicarakan kejelekan orang lain itu lebih keji dari pada 30 kali perbuatan zina.”

Allah juga mempertegas di dalam al-Qur’an ayat al-Hujurat ayat ke-11, berikut selengkapnya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰ أَن يَكُونُوا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِّن نِّسَاءٍ عَسَىٰ أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barangsiapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim.” (QS. al-Hujurat: 11)

Maka dari itu kita harus senantiasa mengkhiasi hati kita dengan akhlak yang terpuji, kita harus menjauhi perbuatan tersebut agak tidak mengunjing orang lain.

Sebab hal ini merupakan tipu daya setan yang ingin menjatuhkan kita kelembah kefasikan. [islampos.com]

loading...
loading...

Tags: #Bergosip #Ghibah #Perempuan