Inilah Kesengsaraan dan Kehinaan Seorang Hamba di Dunia Sampai Akhirat

Jika tidak dalam keadaan dururat orang tidak mungkin untuk berhutang. Dan tak sedikit dari mereka sulit membayar cicilan hutangnya.

Maka harus kita ingat bahwa Jangan sampai berhutang karena gaya hidup. Jika kita ada uang maka kita bisa beli dan jika tak punya uang maka jangan beli, apalagi jika memberlinya dengan cicilan hutang, hutang riba.

Sebenarnya kita tak boleh gengsi dan jangan banyak berteman bersama orang yang mendahulukan gengsi dan gaya hidupnya.

Bisa jadi Inilah yang menjadi penyebab terbesar berhutang karena alasang  adu gengsi antara teman.

Umar bin Abdul Aziz berkata, “Aku wasiatkan kepada kalian agar tidak berhutang, meskipun kalian merasakan kesulitan,

karena sesungguhnya hutang adalah kehinaan di siang hari kesengsaraan di malam hari.” (Umar bin Abdul Aziz Ma’alim Al Ishlah wa At Tajdid, 2/71)

Loading...

Seseorang dengan banyak hutang hidupnya tidak akan mengalami ketenangan. Kesenagan sesaat hanya ketika memegang uang, setelah itu akan berubah menjadi  beban dan tanggung jawab.

Kemudian dia juga akan dikejar-kejar orang yang menagih hutang tadi. Akan hina  di hadapan manusia, akan diremehkan tanpa harga diri.

Orang yang suka berutang akan mudah berbohong dan berdusta, bahkan kadang akan lalai dengan amanah.

Bahkan kadang berjanji melunasi bulan depan, tetapi malah berdusta dan tidak berniat melunasi bulan depan.

Saat ditagih, ia bilang tidak punya uang padahal ada uang untuk membayarnya. Bahkan berbohong agar orang tidak menagih hutangnya.

Seperti sakit, ada keluarga sedang sakit atau ada keluarga yang sedang meninggal dan kebohongan lainnya yang hanya permainan saja.

loading...
loading...

Tags: #Amal Manusia #Cinta Dunia #Orang Sengsara