Inilah Perayaan Idul Adha Pertama Dalam Islam

52 views

Pada 10 Dzulhijah tahun kedua hijriah atau pada 3 Juni 624 M, Nabi merayakan Idul Adha pertama setelah kembali ke Madinah dari pertempuran melawan Bani Qainuqa’.

Perayaaan idul adha yang dilakukan nabi dengan menyembelih hewan qurban bersama para sahabat.

Selain itu Nabi juga mengundang orang-orang ke mushala dan memimpin shalat Idul Adha.

Pada saat itulah perayaan shalat Idul Adha pertama Rasulullah bersama kaum muslimin.

Pada perayaan itu Nabi menyembelih dua ekor kambing dengan tangan beliau sendiri. Menurut  sebagian ulama, Nabi menyembelih satu ekor kambing.

Al-Waqidi menuturkan dari Muhammad bin Al-Fadhl, salah seorang keturunan Rafi’ bin Khadij, dari Abu Mubasysyir yang berkata,

Loading...

“Aku mendengar Jabir bin Abdullah berkata, ‘Ketika kami kembali setelah berperang dengan Bani Qainuqa’, kami merayakan Hari Raya qurban pada 10 Dzulhijah.

Ini adalah Idul Adha pertama yang disaksikan oleh kaum muslimin. Kami melaksanakan kurban di wilayah Bani Salimah, dan sejumlah tujuh belas hewan kurban disembelih di sana.”

Di dalam kitab hadits Shahih Imam Bukhari dijelaskan bahwa terlebih dahulu Rasulullah sholat Idul Adha  kemudian berqurban.

Dan Rasulullah shalat berjamaah di tanah lapang milik sahabat bernama Hakim bin al-Ada.

Kemudian Rasulullah berangkat lewat rumah-rumah kayu dan pulang di jalan berbeda, di mana ada rumah Amr bin Yasir.

Nabi melakukan itu  untuk memperluas syiar Islam dalam kehidupan.

Ahli Hadits Ibnu Majah meriwayatkan, “setelah sholat Idul Adha, Rasulullah menyembelih hewan qurban yang pertama.

Beliau menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih hitam dan bertanduk.”

Perintah qurban diterima dan dimulai pada tahun ke-2 Hijriah atau tepatnya 624 Masehi.

Pada tahun itu juga umat Islam diperintahkan untuk berpuasa di bulan Ramadhan.

Dan di tahun itu juga pemerintahan Islam di Madinah baru masuk tahun ke-2, dam sangat banyak tantangan yang harus dihadapai Rasulullah dan umatnya.

Dan pada Ramadhan Perang Badar terjadi dan di bulan Syawal konflik dengan Yahudi juga terjadi.

Menurut ath-Thabari dalam Tarikh al-Umam wa ar-Rusul wa al-Muluk, momentum Idul Adha dijadikan momen bersuka cita dan bersyukur, walau pada saat itu  kondisi masih sulit.

loading...
loading...

Tags: #Hari Orang Islam #Hari Raya #Idul Adha Pertama