Inilah Tempat-tempat Turunnya Nabi Adam dan Siti Hawa

3421 views

Awalnya Nabi Adam dan Siti Hawa menjalani hidup indah dan damai di surga namun karena mereka memakan buah khuldi mereka lantas di keluarkan dari surga. Pasca keluar dari surga banyak ulama yang manfsirkan dmn tempat diturunkannya mereka berdua.

Seorang Penulis kitab Ad-Duur al-Mantsur fi at-Tafsir bi al-Ma’tsur memberi penjelasan bahwa Ibnu Abbas menafsirkan ayat “Kami berfirman, ‘Turunlah kalian!” Nabi Adam diturunkan di sebuah lokasi di bumi Dahnah letaknya di antara Makkah dan Thaif.

Dan Ibnu Abu Hatim memberi penjelasan riwayat dari Ibnu Umar, “nabi Adam diturunkan di bukit Shafa dan Siti Hawa di turunkan di bukit Marwah.”

Sedangkan Imam Ibnu Abbas meriwayatkan, Nabi Adam diturunkan di bumi India dan Hawa di Jeddah. Hingga pada akhirnya Nabi Adam pun mencari seorang yang menjadi tambatan hatinya yaitu Hawa hingga akhirnya Nabi Adam tiba di Jama’, lalu Siti Hawa pun didekatkan pada nabi adam, dengan sebab itulah tempat itu deberi nama Muzdalifah. Dan pada Akhirnya, mereka berdua dipertemukan di Jama’.

Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dan Abu Nu’aim di dalam Al-Hilyah, dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, “Adam diturunkan di India. Dia merasa kesepian. Akhirnya, Jibril pun turun dan mengumandangkan adzan.

Ketika mendengar nama Muhammad disebutkan, Adam bertanya kepada Jibril, ‘Siapa Muhammad ini?’ Jibril menjawab, ‘Dia adalah anak keturunanmu yang terakhir dari kalangan nabi.”

Loading...

Ada banyak sahabat nabi yang meriwayatkan bahwa nabi Adam di turunkan di negeri india. Salah satu diantara mereka adalah, Jabir, sama seperti yang disampaikan Ibnu Abu Ad-Dunya, Ibnu Al-Mundzir, dan Ibnu Asakir. Dan ibnu umar seperti yang disampaikan Ath-Thabrani.

Ibnu Asakir juga meriwayatkan dari Ali mengatakan bahwa Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah menciptakan dunia tanpa emas dan perak di dalamnya. Namun, ketika Adam dan Hawa diturunkan, diturunkan pula bersama mereka emas dan perak.
Lalu, kedua barang itu menjadi sumber manfaat di bumi bagi keturunan mereka. Barang itu (emas dan perak) pun dijadikan mahar untuk Hawa, sehingga tidak patut bagi seseorang menikah tanpa mahar.” (Atlas Haji & Umrah karya Sami bin Abdullah Al-Maghlouth)

Tags: #Adam Hawa #Negara Arab #Tempat Bersejarah