Istighfar Paling Ampuh, yang Bisa Anda Jadikan Doa

1322 views

Sebagai manusia kita tidak akan pernah terlepas dari dosa, karena yang namanya manusia tempat salah dan dosa sehingga kita harus berdoa, memohon ampun kepada Allah. Nabi Muhammad SAW bersabda:

Setiap anak Adam pasti banyak salahnya. Dan sebaik-baik orang yang berbuat salah ialah yang mau bertaubat.” Bahkan dalam Shahih Muslim disebutkan sebuah hadits, “Kalau seandainya kalian tidak berbuat dosa, pasti Allah akan melenyapkan kalian dan Dia akanmendatangkan makhluk yang berbuat dosa lalu kemudian mereka beristighfar, sehingga Allah ampunkan mereka.”

Maka dari itu kita harus senantiasa meminta ampun kepada Allah, percayalah seberapapun besar dosa yang dilakukan seorang hamba, Allah akan selalu memaafkannya.

Percayalah bahwa pintu ampunan Allah masih terus terbuka lebar selama kita masih bernyawa dan selama nyawa kita masih belum sampai di kerongkongan dan sebelum matahari terbit dari arah Barat. Allah Ta’ala berfirman:

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

“Katakanlah, wahai hamba-hamba-Ku yang telah melampaui batas terhadap dirinya sendiri dengan banyak melakukan dosa, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni semua dosa kesalahan. Sesungguhnya Dia Mahapengampun Mahamengasihi” (QS. az-Zumar: 53)

Ayat ini menjelaskan bahwa apapun perbuatan kita, kita sendiri yang akan menanggung akibatnya diakhirat kelak entah itu baik atau buruk.

Loading...

Kita sendiri yang akan bertanggung jawab di akhirat. Semua yang dimiliki oleh kita di dunia tidak ada gunanya, semua kekayaan dan banyaknya keturunan.

Namun yang jelas masing -masing dari kita kita akan diminta pertanggung jawaban diakhirat kelak. Kelak tidak akan ada yang akan menolong kita.

Maka dari itu mulai dari saat ini kita harus senanisa bertaubat kepada Allah sebenar-benarnya, perbanyak membaca istighfar dan berusaha berhenti melakukan perbuatan jahat yang telah dilalui dan diganti dengan perbuatan yang baik.

Istighfar itu beragam sehingga kita bisa mengamalkannya, dengan beragam maka kita bisa memilih mana istighfar yang bisa kita pakai.

Namun yang lebih utama adalah istigfar yang paling afdhal dibanding doa-doa istighfar yang lainnya.

Para ulama mengatakan termasuk Imam Muhammad bin Isma’il Al-Bukhari penyusun Kitab Al-Jami’ ash-Shahih bahwa doa istighfar yang paling utama adalah doa Sayyidul Istighfar.

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

“Ya Allah, Engkaulah Tuhan-ku, tidak ada tuhan yang berhak disembahkan kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Akulah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku pada-Mu semampuku. Aku berlindung pada-Mu dari segala keburukan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku, dan aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, ampunilah aku. Karena sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa melainkan Engkau.”

Istighfar ini diriwayatkan oleh shahabat Syaddad bin Aus, dari Rasulullah SAW Bersabda:

“Sayyidul Istighfar adalah kamu mengucapkan:…” (kemudian beliau menyebutkan doa di atas).

Syaddad berkata, Rasulullah bersabda:

قال ومن قالها من النهار موقنا بها فمات من يومه قبل أن يمسي فهو من أهل الجنة ومن قالها من الليل وهو موقن بها فمات قبل أن يصبح فهو من أهل الجنة

“Barangsiapa yang mengucapkan doa tersebut di waktu pagi dengan penuh meyakini isinya, kemudian ia meninggal pada hari itu sebelum sore hari, niscaya ia termasuk penduduk Surga. Dan barangsiapa yang mengucapkannya di malam hari dengan penuh meyakini isi kandungannya, kemudian ia meninggal sebelum pagi hari, niscaya ia digolongkan sebagai penduduk Surga.” (HR Al-Bukhari, Kitab Doa-doa, Bab Doa Istighfar yang Paling Afdhal)

Dengan hadist diatas maka sudah sepantasnya kita membaca doa tersebut sebanyak dua kali dalam sehari.

  • Pertama dibaaca setelah shalat Subuh
  • Kedua dibaca setelah shalat Maghrib (sesudah membaca dzikir setelah shalat fardhu)

Apa yang menjadi alasan Rasulullah SAW menjadikan doa tersebut sebagai penghulu doa-doa istighfar?

Karena di dalam doa tersebut kita tahu bahwa didalamnya terdapat pengakuan seorang hamba terhadap keesaan Allah SWT dalam rububiyyah, uluhiyyah, dan asma’ wa shifat-Nya.

Dan pengakuan yang sangat jujur dari seorang hamba atas segala dosa serta kekurangannya.

Karena hanya Allah yang maha sempurna, hanya Allah lah yang mampu mengahapus segala dosa dan kesalahan hamba-Nya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menjelaskan sebagai berikut:

Dari hadist ini terdapat banyak pengetahuan yang sangat agung sehingga mendapatkan predikat predikat sayyidul istighfar, yaitu penghulunya doa istighfar.

Karena doa ini diawali dengan pengakuan seorang hamba akan ketuhanan Allah yang Maha Esa, kemudian dengan pengkuan tauhid uluhiyah melalui ungkapan لا إله إلا الله,

Artinya adalah: Tidak Ada Tuhan yang Disembah Kecuali Allah Semata. Dan disebutkan juga bahwa Allah lah yang menciptakan dari yang tidak ada menjadi ada.

Sehingga Allah berhak memberikan manghfirah atas segala dosa kita, sebagaimana Allah telah mengawali kebaikan-Nya kepadanya dengan menciptakannya.

Pada kalimat “Akulah Hamba-Mu” adalah bentuk pengakuan kita kepada Allah bahwa kita benar-benar seorang hamba. Allah menciptakan manusia hanya untuk beribadah kepada-Nya.

Apabila ada seseorang yang enggan untuk mematui perintah-Nya maka Allah tidak akan mencintai hamba-Nya. Dan jika kita kembali dan bertaubat kepada Allah maka Allah sangat senang. [safinah.id]

Tags: #Istigfar dan Doa #Istighfar Ampun Untuk Dijadikan Doa

Author: 
    author