Jika Istri Tersenyum Pada Suami, Pahala Besar Ini yang Akan Didapat

1106 views

Didalam syariat islam kebaikan sekecil apapun bernilai dan tercacat sebagai kebaikan. Bahkan disebutkan jika kita tidak mampu untuk bersedekah secara materi, maka kita bisa bersedekah hanya dengan senyuman kepada saudara muslim kita ketika berpapasan.

Ketika kita menampakkan wajah berseri dihadapan orang lain maka hal tersebut sudah termasuk kebaikan.

Memang tampak sepele dan remeh namun ternyata senyuman yang kita lemparkan memiliki arti yang sangat luar biasa.Bahkan Nabi Muhammad pernah membahas hal ini didalam sabdanya.

Yang man adalam hal ini Imam Muslim dan At-Tirmidzi meriwayatkan sabda Nabi, yang mana betapa pentingnya kita tersenyum dihadapan orang lain.

عن أبي ذر قال قال لي النبي {صلى الله عليه وسلم} لا تحقرن من المعروف شيئاً ولو أن تلقى أخاك بوجهٍ طليق

“Dari Abu Dzar RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW berkata kepadaku, ‘Kamu jangan mengecilkan kebaikan sekecil apapun, meski kau hanya menampakkan diri dengan wajah berseri di hadapan saudaramu’,” (HR Muslim dan At-Tirmidzi)

Dalam riwayat Imam At-Tirmidzi, Rasulullah SAW secara tegas menerangkan bahwa ketika tersenyum kepada orang lain bernilai pahala sedekah.

Loading...

Terutama jika diimbangi dengan sedekah itu sendiri maka tentu memiliki arti yang sangat luar biasa.

عن أبي ذر قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم تبسمك في وجه أخيك لك صدقة

“Dari Abu Dzar RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Senyummu di hadapan saudaramu bernilai pahala sedekah bagimu’,” (HR At-Tirmidzi)

Banyak sekali manfaat dari senyum yang kita berikan kepada orang lain. Efeknya sangta luas mulai dari sosial, politik, ekonomi dan budaya.

Dengan saling tersenyum dan tegur sapa akan semakin memper erat persaudaraan dan persabatan.

Mungkin menurut kita tersenyum kepada orang lin itu adalah hal sepele, akan tetapi kita kita tersenyum dengan tulus ketika berhadapan dengan orang lain ternyata memiliki arti yang sangat berarti.

Yang naman orang yang tersenyum itu menandakan kelapangan jiwa, kerendahan hati serta rasa hormat kepada orang lain. Sehigga Nabi Muhammad pun memperingati kita agar tidak mengecilkan senyum ketika berhadapan dengan orang lain.

Lalu bagaimana arti senyum kita kepada keluarga, sanak saudara dan suami kita, jika kepada orang lain saja sangat dianjurkan? Tentu jawabannya lebih dianjurkan.

Nabi Muhammad SAW pun pernah berpesan kepada putir tercintanya yaitu Siti Fathimah RA untuk senantiasa tersenyum kepada suaminya serta menjaga muka didepan suaminya.

Karena senyum istri terhadap suaminya memiliki pahal yang sangat besar dari Allah SWT.

يا فاطمة أيما امرأة تبسمت في وجه زوجها إلا نظر الله لها بعين الرحمة

“Wahai Fatimah, Tiada seorang istri yang tersenyum di hadapan suaminya kecuali Allah akan memandangnya dengan pandangan kasih (rahmat),” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Uqudul Lujain fi Bayani Huquqiz Zaujain, [Semarang, Thaha Putra: tanpa catatan tahun], halaman 13)

Suami-istri yang saling tersenyum dan memperlihatkan muka yang cerah maka Allah akan melahirkan rahmat didalam rumah tangganya.

Karena dari senyum antara keduanya Allah turunkan rahmah, berkah, kasih sayang, ketentraman, keharmonisan didala rumah tangganya tersebut. [nu.or.id]

Tags: #Keutamaan Tersenyum #Senyum Bernilai Ibadah #Tersenyum di Depan Suami