Jika Kamu Berdoa Tak Langsung Dikabulkan, Ini Keistimewaannya

54 views

Doa adalah senjata orang muslim. Apapun keinginan kita hendaknya senantiasa dilangitkan, meminta dan memohon kepada Allah untuk mengabulkan semua permintaan kita.

Namun sayangnya tidak semua doa Allah kabulkan secepat kilat dan sesuai dengan keinginan kita. Terkadang ada doa yang sangat lama dikabulkan, hal tersebut karena Allah sengaja menunda demi kabaikan kita.

Allah hanya akan menjawab doa-doa kita ketika waktunya sudah pas dan terbaik menurut-Nya bukan bukan menurut kita.

Disinilah posisi kita sebenarnya bahwa kita hanya bisa memohon dan meminta tanpa bisa memaksa.

Kita harus senantiasa berprasangka baik dan berusaha untuk tidak kecewa ketika doa kita belum dikabulkan doa.

Jangan merasa bahwa kita tidak pantas mendapatkan jawaban doa-doa kita dan jangan pernah merasa bahwa kita bukan orang yang shaleh hanya karena doa-doa kita belum dikabulkan oleh Allah.

Loading...

Sebab jika kita mampu bersabar, bisa berprasangka baik dan selalu mengakui dosa yang kita buat maka bisa jadi kita akan menjadi orang yang lebih baik dari orang-orang yang doanya diijabah oleh Allah.

Bagi seseorang yang bersabar dan menyadari bahwa Allah adalah dzat yang maha mengetahui mana yang terbaik bagi kita oleh sebab itu doa kita tidak diijabah kepada Allah.

Maka kita akan menjadi orang yang memiliki kedudukan yang lebih tinggi dari orang yang doanya cepat dikabulkan oleh Allah SWT.

Imam Ibn al-Jauzi dalam kitabnya yang berjudul Shaidul Khatir menyebutkan, bahwa:

وهناك أعلى من هؤلاء يسألون فلا يجابون وهم بالمنع راضون

“Ada yang lebih tinggi kedudukannya di sisi Allah daripada orang yang doanya selalu maqbul, yaitu orang yang kalau doanya belum diijabah, ia berkata ‘aku yang pendosa ini memang tak layak diijabah’ atau berkata ‘mungkin yag terbaik bagiku adalah tak diberi’.”

Seseorang harus memiliki kesabaran yang kuat dan iman yang tinggi untuk meraih keistimewaan tersebut.

Sebab seseorang yang tidak beriman dan tidak bersabar akan mengambil jalan pintas untuk menempuh jalan terbaik menurut dirinya.

Orang yang gampang goyah imannya juga susah menerima kenyataan, karena doanya belum dikabulkan Allah meski selalu berdoa dan berusaha.

Akan tetapi bagi orang yang sabar dan memiliki iman yang kuat maka ia akan mengembalikan semua yang terjadi kepada Allah SWT.

Ia akan menyadari bahwa yang terjadi adalah pilihan terbaik dari Allah SWT. Ia menyadari bagaimana menolaknya sebab itu sudah pilihan Allah SWT.

Orang yang memiliki kedudukan lebih tinggi dari pada orang yang doanya diijabah oleh Allah adalah orang yang sudah meyakini dan menjalankan firman Allah:

عَسَىٰ أَن تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

“… boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. al-Baqoroh: 216)

Penjelasan diatas memberi dorongan semangat agar kita tetap berdoa kepada Allah SWT. Entah doanya diijabah atau tidak kita hanya wajib berdoa bukan memaksa.

Berdoa pun ibadah, dikabulkan atau tidak kita akan tetap mendapatkan pahala. Kita harus tetap bersabar meski doa kita belum dikabulkan oleh Allah, terus berdoa dan tetap bersabar itulah kuncinya.

Karena orang yang bersabar akan menyadari bahwa dirinya banyak dosa sehingga doanya belum diijabah oleh Allah serta menyadari takdir terbaik menurut Allah itu lebih tingg dibanding orang yang doanya langsung diijabah oleh Allah. [bincangsyariah.com]

Tags: #Berdoa #Tidak Dibalukan #Tidak Diijabah

Author: 
    author