Jika Mengalami Percekcokan, Bacalah Doa Ampuh Ini

53 views

Nabi adalah utusan pembawa risalah Allah agar hidup damai dan tentram, termasuk Nabi Syuaib.

Nabi Syuaib memanjatkan bermunajat pada Allah dengan kalimaat doa disebabkan umatnya yang mendustakan beliau bahkan akan mengusir sang nabi Syuaib.

Doa Nabi Syuaib di abadikan dalam surat Al-Araf ayat 88. Dan juga ancaman pengusiran nabi Syuaib terdapat dalam ayat 88:

قَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا مِنْ قَوْمِهِ لَنُخْرِجَنَّكَ يَا شُعَيْبُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَكَ مِنْ قَرْيَتِنَا أَوْ لَتَعُودُنَّ فِي مِلَّتِنَا ۚ قَالَ أَوَلَوْ كُنَّا كَارِهِينَ

Pemuka-pemuka yang menyombongkan diri dari kaum Syu’aib berkata.

‘Wahai Syuaib! Pasti kami usir engkau bersama orang-orang yang beriman dari negeri kami kecuali engkau kembali kepada agama kami.

Loading...

Syuaib berkata apakah kamu akan mengusir kami kendatipun kami tidak suka?”

Dengan begitu maka Nabi Syuaib berdoa yang diabadikan Allah ayat 89.

رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَأَنتَ خَيْرُ الْفَاتِحِينَ

“Rabbanaftah bainana wabaina qaumina bilhaqqi wa-anta khairul fatihin”

“Wahai Tuhan kami, bukakanlah kebenaran antara kami dan kaum kami. Engkau adalah sebaik-baik pembuka kebenaran.”

Perselisihan antara pengikut Nabi Syuaib dengan kaum kafir menyebabkan gonjang-ganjingnya suasana pada waktu itu.

Sehingga Nabi Syuaib memanjatkan doa pada Allah momohon solusi dan jalan  keluar  permasalahan yang dialaminya.

Yang di maksud denagn membuka kebenaran (futuh) dalam doanya meliputi dua perkara, yaitu membuka hidayah (ilmu).

Dengan ilmu manusia akan bisa mengenali mana perkara hak dan mana perkara yang batil.

Dan yang kedua adalah membuka taufiq dengan limpahan taufiq yang Allah berikan kepada manusia maka manusia mampu menapaki jalan kebenaran.

Allah mengutus Nabi Syuaib kepada penduduk Madyan. Berseru mengajak kaumnya agar mereka menyembah Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang tak ada yang patut di sembah kecuali Allah.

Seperti ang dijelaskan dalam ayat 85 Al-Araf Nabi Syuaib diperintahkan mengajak umatnya agar tidak berlaku curang dan menyempurnakan takaran dan timbangan dan dilarang merugikan orang walau hanya secuil.

Allah berfirman:

وَإِلَىٰ مَدْيَنَ أَخَاهُمْ شُعَيْبًا ۗ قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ ۖ قَدْ جَاءَتْكُمْ بَيِّنَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ ۖ فَأَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Mad-yan saudara mereka, Syu’aib. Ia berkata: “Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya.

Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu.

Maka sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan bagi manusia barang-barang takaran dan timbangannya,

dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Tuhan memperbaikinya.

Yang demikian itu lebih baik bagimu jika betul-betul kamu orang-orang yang beriman”. (Al-Araf ayat 85).

loading...
loading...

Tags: #Doa Ampuh #Saudara Bermusuhan #Selisih Dengan Orang