Jika Menikah Karena 3 Alasan Ini, Rumah Tanggamu Tak Akan Bahagia

852 views

Pernikahan adalah hal yang sangat dinantikan oleh semua orang dan menjadi hal terpenting didalam hidup seseorang.

Tujuan menikah tak lain adalah mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah.

Dengan memiliki tujuan yang demikian diahrapkan pernikahannya akan mendapatkan barokah dari Allah SWT.

Pernikahan terjadi ketika ada sepasang laki-laki dan perempuan yang sepakat berjanji untuk hidup bersama, saling mencintai, saling mengasihi disepanjang hidupnya demi meraih ridho Allah SWT.

Pasangan suami-istri harus memiliki rasa ikhlas sehingga pernikahannya terjalin dengan baik dan semakin dekat dengan rahmat Allah SWT.

Keikhlasan itulah yang harus dijaga, dipupuk sehingga apapun masalahnya bisa melaluinya. Sebab didalam pernikahan pasti akan ada banyak masalah yang mencoba untuk menggoyahkan.

Loading...

1. Karena Usia Sudah Dianggap ”Tua”
Setiap pernikahan yang dilandasi dengan keikhlasan bertujua untuk mendapatkan keluarga yang penuh berkah, meskipun alasan menikah setiap orang berbeda-beda namun tujuannya sama yaitu untuk mendapatkan rihdo Allah SWT.

Ada yang menikah karena umurnya sudah cukup, karena bagi wanita umur 25 masih belum menikah justru menjadi problematika.

Sehingga ketika ada wanita yang sudah matang namun masih belum menikah ia akan dilanda kegalauan.

Beberapa adat dan suku masyarakat tertentu masih berpegang pada penikahan nenek moyang terdahulu.

Ketika usianya sudah matang namun belum menikah maka pamali katatanya.

Di Filipina jika belum menikah diatas umur 30 maka akan disebut sebagai wanita kalender.

Sehingga hal ini menjadi masalah dan dilema tersendiri bagi para wanita yang seolah-olah dikejar target harus menikah pada usia 25 tahun.

Namun hal ini tidak berlaku pada pria sebab bagi laki-laki suami menikahnya beragam dan tidak memiliki target harus menikah pada usia ke sekian.

2. Didesak Oleh Pihak Lain
Pernikahan adalah ikatan suci antara laki-laki dan perempuan. Sebagaimana yang dijelaskan didalam al-Qur’an.

Keduanya harus sama-sama ikhlas karena Allah, sebab bila menikah karena desakan dan paksaan maka batinya akan terbebani.

Misal didesak oleh orang tuanya maka pernikahannya akan penuh bebad dipundaknya. Bukan tidak mungkin akan terjadi pertangekaran yang bisa membuat keduanya tidak nyaman dengan kondisi pernikahannya.

Biasanya, desakan orang tua terjadi pada anaka pertama karena orang tuanya sudah menginginkan cucu.

Pernikahan yang seperti ini biasanya akan bermasalah karena mentalnya belum siap, padahal hal terpenting didalam pernikahan adalah kesiapan mental.

Ketika dipaksa menikah maka anak tersebut tidak siap sehingga ia merasa bahwa hidup yang ia jalani tidak ia inginkan.

Di dalam benaknya tertanam seharusnya ia tidak menjalani hdiup yang seperti ini. Maka menikah karena didesak oleh orang tua akan membebani bahkan menimbulkan stres yang berkepanjangan.

3. Ingin Ekonomi yang Lebih Baik
Janji Allah bagi siapa saja yang menikah adalah akan diberi rezeki, hal ini tercantum tercantum di dalam al-Qur’an bahwa Allah menjamin rezeki kepada orang yang menikah karena Allah.

Akan tetapi bukan berarti kita memutuskan untuk menikah karena alasan ini.

Sebab menikah bukan hanya tentang hidup enak sebab hidup istri menjadi tanggung jawab suami namun bagaimana suami-istri berkolaborasi untuk menggapai kesejahteraan bersama.

Dalam hal ini antara suami-istri harus berkomunikasi sehingga apapun yang hendak dilakukan keduanya sama-sama saling membantu demi kesejahteraan bersama.

Bisa sang suami bekerja diluar dan istri dirumah. Bisa juga keduanya bekerja atau berbisnis bersama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Hal ini justru lebih menguatkan hubungan keluarga karena sama-sama berjuang karena Allah.

Jika ketika menikah karena dijekar target usia, karena didesak oleh orang tua, ingin hidup mapan maka sebaiknya kita harus berpikir ulang.

Kita harus meninjau kembali niat kita apa dampaknya jika kita menikah karena alasan tersebut.

Jika hal tersebut bertentagan dengan hati nurani maka lebih baik urungkan rencana pernikahannya.

Lebih baik kita persiapkan mental, perbaiki niat dan memperbanyak pengetahuan tentang pernikahan sehingga pernikahannya tidak mudah karam diterpa berbagai masalah. [ummi-online.com]

Tags: #Kebahagian Pernikahan #Menikah #Rumah Tangga