Kejarlah Lailatul Qodar Dengan 5 Amalam Utama Ini

945 views

Para ulama mengatakan sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan merupakan fase itqun-minannar atau pembebasan dari api neraka. Sehingga banyak di antara kaum muslimin berlomba-lomba menghidupkan amalan demi meraih fadhillah tersebut.

Keistimewaan 10 terakhir bulan ramadhan adalah itqun-minannar yakni pembebasan dari api neraka. Sehingga banyak kaum muslimin berlomba-lomba menghidupkan malam itu.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga memaksimalkan segala bentuk ibadah dan amal saleh. Inilah 5 amalan utama yang bisa di laksanakan pada 10 akhir ramadhan.

Iktikaf.
I’tikaf adalah duduk berdzikir di dalam masjid. Memuji keagungan Allah.

Sebagaimana Hadis dari Ummul Mukminin Aisyah radhiallahu’anha, beliau berkata: “Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melakukan iktikaf pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan sampai Allah mewafatkan beliau, kemudian istri-istri beliau melakukan iktikaf setelahnya”.

Dalam Hadis lain dari Aisyah radhiallahu’anha, beliau berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersungguh-sungguh pada sepuluh malam terakhir dengan kesungguhan yang tidak beliau lakukan pada waktu-waktu lainnya”. Terdapat pula hadis lain dari Aisyah RA, beliau berkata: “Nabi shallallahu’alaihi wasallam apabila memasuki sepuluh malam terakhir, beliau mengikat sarungnya, menghidupkan malamnya dan membangunkan istri-istrinya (untuk shalat malam)”.

Loading...

Perbanyak Doa.
Imam Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan, memperbanyak doa pada setiap saat sangat dianjurkan terlebih di bulan Ramadhan, dan terutama lagi pada 10 malam akhir, di malam-malam ganjilnya.

Doa yang dianjurkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah seperti yang dikabarkan oleh Ummul Mukminin Aisyah RA berikut ini: “Wahai Rasulullah, seandainya aku bertepatan dengan malam Lailatul Qadar, doa apa yang aku katakan? “Beliau SAW berkata, Katakan: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwan fa’fu ‘anni” (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau menyukai maaf, maka maafkanlah aku”.

Solat Tahajud (Qiyamullail).
bangun tengah malam melaksanakan solat tahajud adalah amalan yang sangat istimewa. Jangan lupa juga untuk melaksanakan salat Tarawih, Witir, Tahajjud dan salat sunnah lainnya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Siapa yang salat malam di bulan Ramadhan dengan penuh iman dan mengharap ridha Allah maka akan diampuni dosanya yang telah lalu”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Membaca Al-Qur’an.
Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Pada bulan ramadhan Allah Ta’ala menurunkan Al-Qur’an Al-Karim.

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan “Pembeda (antara yang benar dan yang batil).
Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.
Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.”
(QS. Al-Baqarah: ayat 185)

Jika membaca al-qur’an selain ramadhan 1 huruf diganjar 10 kebaikan (rahmat), maka di bulan Ramadhan, ganjarannya bisa sampai 700 kali lipat.

Sedekah di Malam Hari.
Bulan ramadhan disifati dengan ‘Syahr Muwasah’, oleh Nabi. Bulan untuk saling membantu satu dengan yang lain.

Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dalam Shahihnya. “Mencari-cari dan memperhatikan fakir miskin dan memenuhi kebutuhan orang yang membutuhkan orang yang membutuhkan adalah ketaatan yang paling utama dan kebaikan yang paling indah.”

Pada hadis lain dikatakan: “Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah kebahagiaan yang engkau masukkan ke dalam hati seorang muslim, atau engkau menyingkirkan darinya kesusahanya, atau engkau mengusir rasa lapar darinya, atau engkau melunasi utangnya.” (HR At-Thabrani)

Tags: #10 Malam Terakhir #Amalan Utama #Malam Mulia