Kekalahan Abdullah bin Rawahah Pada Perang Mu’tah Membuatnya Mendapatkan Singgasana di Surga

541 views

Banyak yang diperjuangkan oleh para sahabat Nabi. Pada saat itu, pada perang Mu’tah panglima pasukan Islam gugur.

Saat kabar kekalahan itu sampai kepada Rasulullah, beliau bersabda, “Panji perang dipegang Zaid bin Haritsah kemudian dia bertempur hingga gugur sebagai syahid, lalu panji perang diambil alih oleh Ja’far bin Abu Thalib, diapun bertempur hingga gugur sebagai syahid.”

Sejenak, Rasulullah terdiam hingga rona wajah para sahabat Anshar berubah. Mereka mengira telah terjadi sesuatu yang tidak mereka sukai pada Abdullah bin Rawahah.

Kemudian Rasulullah melanjutkan sabdanya, “Kemudian panji perang diambil alih oleh Abdullah bin Rawahah, lalu dia bertempur hingga gugur sebagai syahid.”

Lantas, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam terus melanjutkan sabdanya, “Diperlihatkan kepadaku dalam mimpi, bahwa mereka berada di surga di atas singgasana terbuat dari emas. Aku melihat singgasana Abdullah bin Rawahah miring tidak seperti singgasana dua sahabatnya.”

Salah seorang sahabat bertanya, “Mengapa singgasana Abdullah bin Rawahah miring?”

Loading...

Dikatakan kepadanya, “Tatkala Zaid bin Haritsah dan Ja’far bin Abu Thalib maju ke medan laga tanpa ragu, sedang Abdullah bin Rawahah sedikit ragu sebelum ia bertempur.”

Itulah kisah sahabat Nabi yang berjuang demi tegaknya risalah islam di muka bumi ini. Bagi yang menang akan hidup mulia dan jika kalah syahid menuju surga.

Tags: #Perang Mu'tah #Perang Sahabat #Sahabat Nabi