Keluarga Akan Lebih Bahagia Jika Mengatur Jarak Kelahiran

477 views

Rumah tangga akan sepi dan kurang lengkap tanpa kehadiran anak. setiap pasangan suami istri tentu mengahrapkan kehadiran anak ditenga-tengah mereka.

Sebab anaik bagaikan berlian yang akan dijaga, dirawat dan bukan untuk diperjual belikan. Sebab anak tak ternilai harganya yang dianggap sebagai rejeki yang tidak terkira.

Akan tetapi kehadiran anak juga perlu diatur agar antara anak dan satunya memiliki jarak kelahiran yang ideal sehigga mengasuh anaknya tidak terbengkalai.

Meskipun didalam islam tidak mengatur jarak kelahiran dan didalam Al-Qur,an tidak ada dalil yang melarang juga tidak bertentangan dengan syariat islam sebagaimana dikutip dalam Al quran berikut ini:

وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوا ۛ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“… dan janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) ke dalam kebinasaan dengan tangan sendiri, dan berbuatbaiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. al-Baqarah : 195)

Sejatinya islam itu justru mengatur dan menghimbau jarak kelahiran anak karena dengan mengatur maka akan memberi banyak kemaslahan juga kebaikan bagi orang tua juga sang anak.

Loading...

Anak adalah titipan Allah dan amanah terbesar sehingga harus benar-benar diasuh dan dirawat serta diberi pendidikan terbaik oleh orang tuanya.

Karena jika jarak kelahiran anak jaraknya terlalu dekat justru akan menusahkan orang tua juga akan menambah baru, terutama sang ibu yang harus mendidik anak-anaknya dengan baik yang sempurna.

Hal baik juga nilai positif yang akan didapatkan orang tua jika mengatur jarak kelahiran anak

Pertama, Anak akan mendapatkan hak asuk penuh selama 2 tahun tanpa diabaikan karena kehamilan yang tak terduga

Kedua, Kasih sayang yang didapatkan oleh anak dan perhatiannya akan maksimal dan tidak menjadi anak yang merasa terbaikan juga tersisihkan karena kehadiran adik baru.

Ketiga, Dari segi materi kebutuhan anak terpenuhi

Keempat, Anak yang lahir itu membutuhkan perawatan dan biaya yang tidak sedikit, dengan mengatur jarak kelahiran akan lebih menghemat biaya keluarga. Apalgi jika melahirkan dengan cara sesar yang membutuhkan biaya mahal sehingga akan menjadi kendala bagi pasangan suami-istri.

Kelima, Dari segi kesehatan pun dengan mengatur jarak kelahiran akan memberi efek kesehatan yang baik bagi ibu juga anak. Jarak kelahiran yang terlalu dekat akan memberi efek kelelahan bagi sang ibu dan kurang sehat bagi sang anak.

Keenam, Sang ibu akan memiliki banyak waktu sendiri dan juga meluangkan hobynya, juga bisa mengikuti kegiatan sosial dan bagi sang ayah pun akan memiliki banyak waktu untuk istirahat dari aktifitas atau pekerjaan utamanya.

Ketujuh, Proses pendidikan anak juga akan lebih terkontrol dengan baik, sebab anak yang jarak lahirnya yang terlalu dekat akan membuat orang tuanya kewalahan. Pengasuahan dan pendidikan anak pun tidak akan asal-asalan, yang penting hanya dikasih makan dan diam saja.

Kedelapan, Pasangan suami-istri akan memiliki waktu yang lebih banyak untuk bersama. Sehingga sang ibu memiliki waktu berduaan dengan sang suami.

Kesembilan, Mengatur jarak kelahiran akan memberi pengaruh kebahagiaan bagi orangtua dan juga anak. Sebab kelahiran yang direncanakan berbeda cara penerimaannya dengan anak yang terpaksa. Sebab tak jarang seorang ibu mengatakan bahwa ia kurang siap dengan kehadiran buah hatinya.

Kesepuluh, Ketika bepergian tidak terlalu ribet, sebab bepergian dengan anak kecil bukan sesuatu yang mudah. Diakui atau tidak pada kenyataanya orang tua memang kerepotan ketika membawa anak-anak berkunjung kesuatu tempat.

Setiap orang tua mungkin memang berbeda pandangan juga peraturan antara jarak kelahiran antara pemahaman juga keyakinan tertentu.

Akan tetapi mengatur jarak kelahiran menjadi hal yang harus dipertimbangkan demi kesejahteraan anak dan orang tua.

Meski ada sebagaian yang beranggapan bahwa mengatur jarak anak adalah hal yang tidak perlu, semau itu tergantung dari pilihan masing-masing. [ummi-online.com]

Tags: #Melahirkan #Mengatur Jarak Kelahiran