Kematian Sa’ad bin Muadz Membuat Arsy Bergoncang dan Pintu Surga Dibuka

264 views

Sa’ad bin Muadz adalah seorang tokoh sangat penting di Madinah. Dahulu sebelum memeluk agama Islam ia adalah orang yang sangat menentang terhadap dakwah Islam.

Pada waktu itu duta islam di madinah adalah Mush’ab bin Umair. Mush’ab juga duta Islam yang utama dan paling muda usianya waktu itu.

Setelah Sa’ad mendengar tentang risalah Islam yang dibawa oleh Mush’ab, Ia masuk islam dan dsalam islam ia merasakan adanya ketenangan di dalam hatinya.

Hati Sa’ad seperti tanah subur. Tak butuh waktu lama, pohon iman tumbuh hingga mengakar kuat dalam dirinya.

Sejak kalimat syahadat talah ia baca dengan hati ikhlas, Sa’ad menginfaqkan dirinya sebagai pejuang Islam.

Pada kecamuknya perang Uhud Sa’ad adalah tameng Rasulullah. Juga dalam perang Badar, dan perang Khandaq.

Loading...

Pada perang sengit itu panah-panah Hibban bin Qais menembus lengannya dan ia terluka selama berhari-hari.

Sa’ad berdoa kepada Allah, “Ya Allah, hanya Engkau yang tahu tiada yang lebih aku cintai selain berjihad di jalan-Mu.

Seandainya peperangan antara kami dan kaum Quraisy belum berakhir, maka tetapkanlah aku untuk hidup untuk berjihad.

Namun jika tidak, kambuhkanlah luka-lukaku dan jadikanlah sebagai pengantarku menuju syahid.”

Doa yang telah ia panjatkan pada Allah menggetarkan orang yang mendengarnya.

Sebab doanya itu, luka-luka Sa’ad kambuh. Darahnya  mengalir terus sampai menggenang di lantai Masjid.

Rasulullah meraih kepala Sa’ad di pangkuan beliau dan berdoa, “Ya Allah, Sa’ad telah berjihad di jalan-Mu dan telah membenarkan Rasul-Mu. Ia telah memenuhi kewajibannya. Terimalah ruhnya dengan cara terbaik Engkau menerima ruh.”

Sa’ad menatap lekat wajah Rasulullah haru. “Salam untukmu wahai Rasulullah. Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah.”

Sa’ad bin Muadz kembali kepada pemiliknya untuk selamanya. Air mata para sahabat bercucuran dengan  kepergian matahari Madinah.

“Arsy pun bergetar menerima kedatangan Sa’ad,” kata Rasulllah. “Pintu-pintu surga dibuka untuknya sebanyak 70 ribu malaikat hadir mengiring jenazahnya, sebelumnya belum pernah malaikat-malaikat turun ke bumi sebanyak itu.”

loading...
loading...

Tags: #Pejuang Islam #Perang Badar #Sahabat Nabi