Kepada Suami Istri, Ini Pesan Nabi SAW Agar Keluarga Menjadi Sakinah Mawaddah Warahmah

1188 views

Tak sedikit hadits Nabi Muhammad SAW yang menasehati  wanita. Nasihat itu bagaimana cara berbuat baik kepada wanita.

Inilah beberapa hadits yang menjelaskan tentang nasehat pada seorang laki-laki pada seorang wanita, antara lain adalah:

Hadits Pertama; riwayat Muslim dari jalur Abu Hurairah RA. Nabi Muhammad SAW bersabda:

لا يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً، إنْ كَرِهَ منها خُلُقًا رَضِيَ منها آخَرَ

“Pria mukmin tidak boleh membenci perempuan mukmin. Bila dia membenci suatu perilaku pada perempuan tersebut,

maka dia tentu menyukai perilakunya yang lain yang ada dalam diri perempuan itu.” (HR. Imam Muslim)

Loading...

Nabi SAW menegaskan akan larangan membenci pasangan karena satu karakter  buruk yang dimilikinya.

Jika punya istri dengan sifat buruk, insyaAllah dia punya sifat lain yang baik sebagai balasan dari sifat buruk itu.

Hadits di atas juga mengajarkan agar sabar atas sifat buruk yang dimiliki pasangan kita.

Hadits Kedua, Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baik orang beriman adalah yang terbaik dalam akhlaknya.

Dan sebaik-baik dari kalian, adalah orang-orang terpilih (secara akhlak) kepada para wanita.”

أكملُ المؤمنين إيمانًا أحسنُهم خُلُقًا، وخيارُكم خيارُكم لنسائِهم

Hadits ini diriwayatkan al-Suyuthi dalam Al-Jami’ Al-Shaghir dari Abu Hurairah.

Hadits di atas punya kaitan erat dengan wanita. Artinya wanita lebih lemah dari pria sehingga wanita itu butuh terdapat perhatian dan bimbingan seorang laki-laki.

Hadits di atas juga mengindikasikan kepada laki-laki yang punya sifat baik pada rumah tangganya maka kebaikan dan akan tambah sekinah dalam keluarganya.

Contoh, suami bersabar dengan kesalahan sang istri, bimbinglah dan berhenti menyakiti hati perempuan agar nuansa surga datang dan muncul dalam keluarga.

Hadits Ketiga, dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW mengingatkan kepada pria yang memiliki dua istri namun dia punya kecenderungan kepada salah satu dari keduanya.

Mak suami yang seoerti itu akan datang pada Hari Kebangkitan dalam keadaan miring.

مَن كانَت لَهُ امرأتانِ فمالَ إلى إحداهما جاءَ يومَ القيامةِ وشقُّهُ مائِلٌ

Dari hadist di atas Nabi SAW meminta kepada kaum lelaki agar adil kepada istri-istrinya jangan sampai pilih kasih.

Allah SWT menetapkan hukuman bagi suami yang menganiaya istrinya dan tidak adil. Pada Hari Kebangkitan kelak dia akan datang tanpa sisi yang sama.

Hal ini disebabkan karena  tidak memperlakukan istrinya secara adil.

Allah SWT berfirman:

وَلَنْ تَسْتَطِيعُوا أَنْ تَعْدِلُوا بَيْنَ النِّسَاءِ وَلَوْ حَرَصْتُمْ ۖ فَلَا تَمِيلُوا كُلَّ الْمَيْلِ فَتَذَرُوهَا كَالْمُعَلَّقَةِ ۚ وَإِنْ تُصْلِحُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًا

Dan kamu tidak akan dapat berlaku adil di antara istri-istri(mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian,

karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai),

sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan),

maka sungguh, Allah Mahapengampun, Mahapenyayang.” (QS An-Nisa: 129)

loading...
loading...

Tags: #Keluarga Sakinah #Rumah Tangga #Rumah Tangga Harmonis