Ketika Hati Nabi Disakiti dan Dicemooh Orang Kafir Quraisy

94 views

Ketika sang Nabi pilihan sedang bersedih. Dengan sangat pedas, orang-orang kafir Quraisy mengata-ngatainya,

”Muhammad telah ditinggalkan oleh Tuhannya. Dia kesepian. Hatinya terasa kering karena beberapa lama wahyu baru yang ditunggu tidak kunjung datang.”

Menurut Sayyid Qutbh dalam Tafsir Fi Zhilalil Quran, ”Padahal, bagi Nabi Muhammad, wahyu adalah satu-satunya bekal untuk menghadapi beratnya medan perjuangan. Wahyu laksana minuman pelepas dahaga sekaligus hiburan dari Kekasih Tercinta,”

Ketika guncangan jiwa yang mendera maka turunlah surah Addhuha. pada ayat ke-5 dalam surah itu, Allah SWT berfirman:

 

Loading...

وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَىٰ

”Kelak, Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas.”

Menurut Sayyid Qutbh yang dimaksud karunia adalah pertolongan dalam dakwah. Allah akan menghilangkan rintangan dakwah Nabi-Nya, meninggikan manhaj-nya, serta memenangkan hak-haknya.

Sesuatu yang dijanjikan Allah pada surah Addhuha tercapai beberapa tahun usai hijrah.

Bertepatan pada tahun ke-10 Hijriyah. Rasulullah berhasil merebut Makkah yang suci dan sangat dicintai.

Kemenangan itu juga Allah janjikan dalam surat Al-Qashash (28) ayat 85:

 

إِنَّ الَّذِي فَرَضَ عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لَرَادُّكَ إِلَىٰ مَعَادٍ ۚ

”Sesungguhnya, Dia (Allah) yang telah menjadikan ajaran Alquran sebagai panggilan kewajiban atas engkau (Muhammad) tentulah akan mengembalikan engkau ke tempat asalmu (Makkah).”

Tags: #CaciMaki #Cemooh Nabi #Kafir Quraisy