Ketika Punggawa Kafir Terpesona dengan Untaian Kalimat al-Qur’an

1581 views

Al-Qur’an adalah mukjizat yang diturunkan pada nabi Muhammad SAW. Sangat indah dan mempesona. Kata-katanya indah. Setiap kata dan huruf mempunyai makna yang mendalam.

Semua isi al-quran tidak ada yang sia-sia. Pasti ada hikmah di balik semua itu. Namun hanya Allah yang mengetahui semuanya.
Allah berfirman;

يُؤْتِي الْحِكْمَةَ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّا أُولُو الْأَلْبَابِ

“Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).” (QS Al Baqarah : 269).

Begitu indah dan mempesona untaian demi untaian dalam Alquran. Isinya mampu mengubah hidup manusia dan mampu memengaruhi orang yang mendengarnya. Seperti seorang tokoh kafir dari Thaif, ahli syair telah terpesona dengan keindahan Al-Qur’an.

Dia adalah Walid bin Mughiroh. Tat kala diperdengarkan Alquran pada nya, ia mengungkapkan pada Abu Jahal: “Apa yang harus aku katakan mengenainya. Demi Allah tidak ada seorang pun yang lebih tahu tentang syair, baik dan buruknya selainku.

Ini bukan syair jin. Demi Allah tidak ada satupun yang menyerupainya. Demi Allah ungkapannya sangat manis, sungguh sangat indah. Mampu menghancurkan apa yang ada di bawahnya.

Loading...

Sungguh sangat tinggi dan tidak ada yang bisa menandinginya (Tafsir At Thabari Juz 24, Hal 25, Tafsir Ibnu Katsir, Fii Dzilal Juz 3, Hal 17).

Demikian juga ketika Rasulullah membacakan surat An Najm, tatkala sampai ayat terakhir (ayat sajdah) lalu Rasululluh SA sujud, maka orang-orangpun sujud termasuk Walid bin Mughiroh (Tafsir At Thabari Juz 18, Hal 663).

Mereka semua sujud karena terpesona dengan Alquran, tetapi karena kesombongannya mereka bersikukuh tetap pada keyakinannya yang dahulu yaitu kafir bahkan menuduh ‘Muhammad sebagai tukang sihir dan Alquran ini adalah sihir’.

Sedangkan orang yang satu ini Berbeda dengan yang di atas yakni Umar bin Khathab tatkala mendengar Alquran yang di bacakan Fatimah adikya, seketika itu luluh hatinya dan masuk Islam. “Sungguh kalam Allah ini mampu menggetarkan jiwa orang yang mau mendengarkan dan mengimaninya”.

Tags: #Indahnya Qur'an #Orang Kafir #Pesona Al-Qur'an