Ketika Suami Takut Istri, Ini Tanggapan Al-Qur’an dan Hadits

1018 views

Sepertinya suami takut istri sudah jarang adanya. Tapi tidak menutup kemungkinan fenomena ini masih ada disekitar kita.

Konotasi kata takut disini adalah memberi segala keputusan kepada istri. Bahkan ada suami yang selalu ikut apa kata istri.

Lantas, bagaimana hukumnya jika sang suami takut pada istri?

Allah SWT telah berfirman,

 

Loading...

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَا أَنفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ ۚ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِّلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ ۚ وَاللَّاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ ۖ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلًا ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.

Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)….”(Q.S. An Nissa 4.34).

Ayat di atas memberi penegasan kalau kaum lelaki adalah pemimpin bagi wanita.

Menurut Imam Ibnu Katsir, lelaki adalah pemimpin bagi wanita, hakim, dan pendidiknya.

Rasulullah bersabda: Tidak akan beruntung suatu kaum yang menyerahkan urusan (kepemimpinan) mereka kepada seorang wanita. (HR.Al-Bukhari).

Jadi perlu di pahami bagi suami bahwa jangan sampai menyerahkan kepemimpinannya kepada istri.

Seperti apapun kayanya istri, suksesnya seorang istri, dan tingginya jabatan istri, dalam rumah tangga, suami yang harus meminpin armada rumah tangga.

Rasulullah bersabda: “Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang sujud kepada orang lain niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya,”(HR. Imam Ahmad dan Tirmidzi).

Kemudian Nabi Muhammad SAW bersabda, “Dua golongan yang shalatnya tidak akan melewati kepalanya, yaitu budak yang lari dari tuannya hingga ia kembali dan istri yang durhaka kepada suaminya hingga ia kembali,” (HR. Thabrani dan Hakim).

Tags: #Suami Takut Istri