Ketika Umar Berbuat Salah Menebusnya Dengan 600 Dirham Agar Dimaafkan

399 views

Manusia tak akan luput dari kesalahan. Siapapun yang berbuat kesalahan sebaiknya segera meminta maaf. Karena seperti apapun kesalahan akan diminta pertanggungjawabannya kelak.

Allah berfirman;

وَإِنْ أَحَدٌ مِّنَ الْمُشْرِكِينَ اسْتَجَارَكَ فَأَجِرْهُ حَتَّىٰ يَسْمَعَ كَلَامَ اللَّهِ ثُمَّ أَبْلِغْهُ مَأْمَنَهُ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَّا يَعْلَمُونَ

“Dan jika di antara kaum musyrikin ada yang meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah agar dia dapat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah dia ke tempat yang aman baginya. (Demikian) itu karena sesungguhnya mereka kaum yang tidak mengetahui.” (Qs az-Zalzalah [9] : 7-8)

Dalam sebuah riwayat oleh Iyas bin Salmah, ia mendengar ayahnya berkata , “Suatu hari Umar bin Khattab lewat di pasar dan membawa tongkat. Lalu secara tidak sengaja tongkat itu mengenai ujung pakaianku.

Dia pun bertanya, ‘Hai Salmah, engkau hendak berangkat haji?’
Aku menjawab, ‘Ya, betul.’

Lalu Umar memegang tanganku dan mengajakku ke sebuah rumah dan memberikanku uang enam ratus dirham.
Ia berkata, ‘Dengan uang ini, kamu bisa memenuhi segala keperluanmu selama haji dan ingatlah jika uang ini dikarenakan tongkatku menyentuh pakaianmu tadi.’

Aku berkata, ‘Wahai Amirul Mukminin, aku tidak mengingatnya lagi.’
Umar menjawab, ‘Dan aku pun tidak melupakannya.’”

Loading...

Tak sedikit orang meminta maaf pada orang yang berkedudukan lebih tinggi meskipun kesalahan itu kecil. Namun tidak dengan Umar bib Khattab, ia meminta maaf atas segala kesalahannya pada siapapun yang ia rasa itu mampu merugikan orang tersebut.

Jadi, sekecil apapun kesalahan yang kita perbuat maka hendaknya kita minta maaf walaupun orang itu lebih rendah dari kita secara status sosialnya.

Tags: #Kesalahan Kecil #Maafkan Kesalahan #Orang Kecil