Kisah Cinta Khadijah Melamar Nabi Muhammad SAW

166 views

Seorang wanita bangsawan Makkah yang cantik dialah Khatijah. Juga wanita pengusaha sukses kaya raya.

Setelah menjanda, banyak orang Makkah yang ingin memiliki seutuhnya. Banyak yang ingin memberikan mas kawin tinngi, tapi ia menolaknya.

Pada suatu malam saat ia terlelap dalam tidurnya ia bermimpi melihat matahari turun dari langit, masuk ke dalam rumahnya.

Matahari itu menyinari ke semua tempat, bahkan  seluruh Makkah penuh dengan cahaya.

Kemudia ia bercerita tentang mimpi itu pada pamannya, Waraqah bin Naufal. Waraqah bin Naufal adalah pendeta berusia lanjut. Dia juga ahli dalam menakbirkan mimpi.

Waraqah sangat paham dalam agama yang dibawa nabi-nabi terdahulu.

Loading...

Waraqah berkata, “Takwil dari mimpimu ialah kelak engkau akan menikah dengan seorang Nabi akhir zaman.”

Mendengar takbir dari sang paman Khadijah sangat bahagia. Ia sangat dengan mimpi itu dan berharap mimpi itu menjadi kenyataan.

Dan pada akhirnya khatijah bertemu Muhammad. Pada saat itu sang NAbi masih umur 25 tahun.

Khadijah sangat terkesan atas kejujuran dan santun Muhammad. Maka sebab itu khatijah menyuruh pembantunya, Nafisah, agar menemui Nabi untuk menyapaikan keinginnnanya menjalin hubungan kekeluargaan.

Nafisah bertanya, “Muhammad, apakah engkau sudah ingin mencari istri?

Muhammad SAW menjawab, “Hasrat ada, tetapi kesanggupan belum ada.”

“Bagaimana seandainya ada yang hendak menyediakan nafkah? Lalu engkau mendapat istri yang baik, cantik, bertahta, berbangsa, dan sekufu pula denganmu, apakah engkau akan menolaknya?”

“Siapakah dia?” tanya Muhammad SAW.

“Khadijah,” Nafisah menjawab terus terang.

“Asalkan engkau bersedia, sempurnalah segalanya. Urusannya serahkan saja kepadaku!”

Usaha Nafisah berhasil. Muhammad SAW tidak keberatan menikahi Khadijah walaupun usia mereka terpaut 15 Tahun.

Beliau kemudiann meminta pamannya, Abu Thalib, menemui, waraqah bin Naufal untuk melamar Khadijah.

2 bulan sepulang dari Syam beerlangsung pernikahan yang berkah. Pernikahan bangsawan Bani Haysim dengan janda bangsawan yang cantik.

Kemudian Khadijah membeerikan semua harta dan jiwanya untuk Islam. Pengorbanan yang sangat luar untuk perjuangan agama islam.

“Khadijah adalah seorang wanita terbaik. Ia percaya dan beriman kepadaku, saat orang lain mengingkariku, ia membenarakanku ketika orang lain mendustakanku.

ia telah mengorbankaan semua harta bendanya disaat orang lain mencegah kemurahannya kepadaku.

Dan, ia telah melahirkan, bagiku, beberapa putra-putri yang tidak kudapatkan dari istri-istriku yang lain.”

Tags: #Janda Solehah #Pemuda SOleh #Sahabat Solehah