Kisah Hakam bin Kaisan Calon Penghuni Neraka yang Pinda ke Surga

Dari Miqdad Bin Amar ra, ia berkata, “Pernah dalam suatu peperangan, aku menawan Hakam bin Kaisan.

Lalu amir kami berniat akan memotong lehernya, tetapi aku berkata, “Biarkanlah dulu, kami akan membawanya ke hadapan Rasulullah SAW!”

Ketika kami membawanya kehadapan Rasulullah, Beliau SAW mengajaknya untuk masuk Islam, tetapi dia hanya terdiam saja.”

Melihat hal ini, Umar ra berkata, “Wahai Rasulullah, apa yang Engkau harapkan darinya?

Demi Allah, sekali-kali dia tidak akan masuk Islam. Izinkanlah aku memotong lehernya supaya ia bisa langsung masuk neraka!”

Namun Nabi SAW mengabaikan saran Umar tersebut,  sebab beliau punya pandangan  jauh menembus waktu dan tempat serta jauh ke depan.

Loading...

Nabi penih sifat sabar  menjelaskan Islam, hingga pada akhirnya hidayah menjemput Hakam dan masuk Islam.

Maka Rasulullah bersabda, “Kalau saja aku memenuhi keinginan kalian beberapa saat yang lalu, tentu ia masuk neraka!”

Itulah potret kecintaan Rasulullah SAW pada umatnya, cinta yang lebih besar ketimbang  cintanya  ibu pada putra putrinya sendiri.

Waktu demi waktu Hakam terus  memperbaiki kadar keislamannya, dan  akhirnya ia  hafal Al Qur’an.

Seiring berjalannya waktu, pada  suatu ketika datang seseorang bernama Abu Bara’ Amir bin Malik ke Madinah.

Nabi SAW mengajaknya agar masuk Islam namun ia  menolak.

Akan tetapi dia menyarankan pada Nabi SAW supaya mengirim rombongan dakwah ke daerah Najd dengan tujuan menyeru kepada Islam.

Daerah tersebut masih sangat rawan kejahatan yang membuat Nabi khawatir akan keselamatan mereka.

Namun Abu Bara’ meyakinkan nabi bahwa ia akan menjamin keselamatan rombongan dakwah yang sekiranya di utus oleh Nabi.

Kemudian Nabi mengutus tujuh puluh orang sahabat pilihan penghafal Qur’an dipimpin oleh Mundzir bin Amr, dan diantara dari sahabat itu adalah Hakam bin Kaisan.

Dan pada akhirnya Rombongan itu dikhianati dan dibantai oleh Amir bin Thufail dan sekutunya di Bi’r Ma’unah tanpa tersisa.

Dalam pembantaian itu hanya Ka’ab bin Zaid bin An Najjar yang selamat, karena pura-pura mati meskipun terkena tombak.

Bepata beruntungnya Hakam bin Kaisan, yang awalnya  calon penghuni neraka dengan melawan Nabi SAW di Perang Badar, kini adalah calon penghuni surga karena syahid di Bi’r Ma’unah.

loading...
loading...

Tags: #Pegnhuni Neraka #Penghuni Surga #Sahabat Nabi