Kutukan dan Azab Bagi Pemberontak Serta Pembunuh Usman bin Affan

Wafatnya Utsman bin Affan sangat mengenaskan dan tragis. Sampai-sampai Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu menangis tersedu-sedu ketika teringat kejadian itu.

Sa’id bin Zaid Radhiyallahu ‘anhu berkata: “Seandainya ada orang yang ditenggelamkan di dalam bumi,

maka kalian lebih berhak untuk ditenggelamkan karena perbuatan kalian terhadap Utsman”. (HR Bukhari dalam Fathul bari 7/176)

Dari Abu Utsman An-Nahdhi bahwasanya Abu Musa Al-Asy’ari Radhiyallahu ‘anhu berkata : “Seandainya pembunuhan terhadap Utsman itu benar maka umat ini akan memeras susu,

akan tetapi hal itu adalah kesesatan, oleh karena itu umat Islam memeras darah”. (Tahqiq Mawaqif Ash-Shahabah 2/31 dan Tarikh Dimasyq)

Ibnu Asaakir meriwayatkan dengan sanad kepada Samurah bin Jundub Radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: “Sesungguhnya Islam dahulu dalam benteng yang kokoh, akan tetapi mereka melubangi benteng Islam tersebut dengan pembunuhan terhadap Utsman.

Loading...

Mereka menggoreskan goresan dan tidak dapat menutupnya kembali sampai hari kiamat.

Dan penduduk Madinah dahulu memiliki kekhalifahan, tapi mereka mengeluarkannya, dan tidak akan mungkin kembali lagi kepada mereka.”

Ibnu Katsir meriwayatkan dalam kitab al-Bidayah wan Nihayah dari Abu Bakrah Radhiyallahu‘anhu, beliau berkata:

“Lebih baik aku terjatuh dari langit ke bumi dari pada aku ikut serta dalam pembunuhan terhadap Utsman”.

Ummu Sulaim Al-Anshariyah berkata: “Ketika aku mendengar pembunuhan terhadap Utsman Radhiyallahu ‘anhu (aku berkata): “Tidaklah mereka akan menuai kecuali (pertumpahan) darah”. (Al-Bidayah wan Nihayah 7/195)

‘Abdurrahman at-Tamimi dalam tulisannya berjudul “Utsman bin Affan Khalifah Yang Terzhalimi” menyatakan bahwa peristiwa tragis pembunuhan Utsman adalah akibat banyaknya fitnah.

Tragedi pembantaian Klahifah ke tiga itu adalah awal munculnya fitnah di tengah umat ini.

Hati-hati manusia yang berubah. Kedustaan ada di mana-mana. Dan munculnya  penyimpangan aqidah, dan syariat.

Pembunuhan Utsman adalah penyebab terjadinya dan munculnya fitnah dan umat ini terpecah belah sampai hari ini. (Tahqiq Mawaqifish shahabah fil fitnah 1/483).

Kezaliman dan kejahatan menyebabkan kesengsaraan  di dunia dan di akhirat.

Firman Allah:

وَتِلْكَ الْقُرَىٰ أَهْلَكْنَاهُمْ لَمَّا ظَلَمُوا وَجَعَلْنَا لِمَهْلِكِهِمْ مَوْعِدًا

“Dan (penduduk) negeri telah Kami binasakan ketika mereka berbuat zalim, dan telah Kami tetapkan waktu tertentu bagi kebinasaan mereka.”[QS.Al-Kahfi : 59]

Para pemberontak Khalifah Utsman Radhiyallahu ‘anhu, Allah tidak membiarkan mereka hidupnya dalam kenyamanan.

Allah menghinakan mereka serta mengazabnya dan tidak ada satu orangpun yang selamat.

Tags: #Pemberontakan Khalifah #Terbunuhnya Usman