Macam-macam Sakaratul Maut

2223 views

Setiap yang bernyawa pasti akan mengalami yang namanya kematian. Kematian adalah hal pasti akan dialami oleh manusia namun juga tak ingin dialami oleh manusia, sebab dengan berbagai alasan seseorang tidak siap meninggal.

Lamanya seseorang menuju kematian itu tidak sama dan bervariasi, akan tetapi ada satu momen yang akan dirasakan oleh semua orang yaitu skaratul maut.

Nabi Muhammad bersabda bahwa perjalan yang paling menyakitkan itu adalah sakaratul maut yang mana sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang.

Sakaratul maut ditandai dengan 3 jenis.

Yang Pertama dan yang paling umum adalah akan kesulitan untuk menelan makanan dan ludah. Jika dialam dunia medis hal ini disebut dengan death rattle (derik kematian).

Ketika mengaami sakaratul maut biasnaya pasien mengeluarkan suara yang menakutkan seperti orang yang mengorok.

Loading...

1. Suara Mengorok
Seseorang yang sedang sakaratul maut akan kehilangan kemampuan untuk menelan cairan atau makanan sehingga akhirnya terkumpul didalam tenggorakan dan di dada bagian atas.

Sehingga membuat pasien mengalami kesulitan untuk bernafas. Hal ini terjadi kurang lebih sekitar 16 jam.

Orang normal biasanya akan mengakat lidahnya keatas ketika menelan makanan atau ludah, katup tenggorokan mencegah bahan apapun masuk kesaluran pernafasan.

Akan tetapi bagi orang yang ajalnya sudah dekat maka lidahnya gagal untuk mendoroang ludahk kebelakang.

Bagi orang yang sakaratul maut sebenarnya mengorok ini adalah hal yang normal. Walau terdengar menakutkan akan tetapi dunia medis mengatakan hal ini tidak menyebabkan rasa sakit.

Demi mengurangi rasa nyeri dan kecemasanan maka pasien diberi penyedotan juga diberikan obat anti nyeri.

2. Sulit Bernapas
Sakaratul kedua yaitu sesak nafas atau kesulitan bernafas, hal ini sangat menyakitkan bagi seseorang yang mendekati ajalnya.

Akan tetapi para dokter justru memberikan obat opiat yang berupa morfin agar sesak nafasnya mereda, lantas kenapa orang yang sesak nafas justru diberikan morfin?

Pada orang yang sedang sakaratul maut merasa kesulitan untuk bernafas karena tidak sejalan antara kemauan otak untuk mendapatkan udara atau kemampuan paru-paru dalam menyediakannya.

Sehingga dengan diberi obat morfin maka akan meredakan sebab obat mampu membuat otak merasa kenyang dengan udara yang dibutuhkan.

3. Alami Pergolakan
Tanda sakaratul maut yang ketiga adalah seseorang akan mengalami pergolakan akhir secara tiba-tiba.

Adaklanya orang yang ingin meninggal tiba-tiba marah atau menangis hingga tersedu-sedu. Bahkan mereka ingin pulang dan tidak merasa betah ditemapt tidurnya.

Pergolakan akhri ini terjadi karena retensi urin, nafas yang pendek, rasa sakit atau metabolisme yang tidak normal. Sehingga biasnaya dokter akan memberikan obat untuk menguranginya.

Walau demikan terasa sulit untuk mengabaikan hal yang berupa spiritual juga non fisik, karena sebagian orang percaya bahwa pergolakan akhir ini adalah jelang kematian seseorang yang memiliki eksistensial dari mereka yang skaratul maut.

Ketika seseorang lahir ia akan menangis dengan keras maka ketika meninggal pun manusia juga akan melakukan hal yang sama. [congkop.com]

Tags: #Ciri-ciri Sakaratul Maut #Menjelang Maut #Sakaratul Maut