Membunuh Nyamuk, Ini Hukumnya Menurut Islam

115 views

Nabi mengajarkan umatnya supaya menyayangi hewan dan tidak boleh menyiksanya.

Lantas  bagaimana hukum membunuh nyamuk?

Hukum membunuh nyamuk dan hewan lainnya adalah boleh jika mengganggu. Dan itu bukan bentuk pelanggran pada ajaran untuk sayang terhadap makhluk Allah.

Barometer sayang tidaknya pada hewan bukan perasaan manusia sebab perasaan manusia berbeda-beda.

Namun hal itu diukur dengan syariat. Jika  syariat melarang kita diam. Dan jika mengijinkan kita melaksanakannya.

Imam Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz menyatakan di dalam fatwa beliau :

Loading...

هذه الحشرات إذا حصل منها الأذى تقتل، لكن بغير النار من أنواع المبيدات؛ لقول النبي : خمس من الدواب كلهن فواسق يقتلن في الحل والحرم: الغراب والحدأة والفأرة والعقرب والكلب العقور وجاء في الحديث الآخر الصحيح ذكر الحية وهذا الحديث الصحيح عن النبي  يدل على شرعية قتل هذه الأشياء المذكورة وما في معناها من المؤذيات كالنمل والصراصير والبعوض والذباب والسباع دفعًا لأذاها

“Hewan-hewan serangga ini apabila menimbulkan gangguan maka mereka boleh dibunuh. Akan tetapi tidak boleh menggunakan api, namun dengan beberapa jenis insektisida.

Berdasarkan sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam : “Ada lima hewan yang termasuk binatang jahat, dia dibunuh di tanah halal maupun tanah haram.

Yaitu gagak, elang, tikus, kalajengking, dan anjing gila.” Dalam hadits shahih yang lain disebutkan ular.

Hadits shahih dari Nabi ini menunjukkan disyariatkannya membunuh hewan-hewan yang tersebut di atas dan hewan pengganggu yang semisal dengannya seperti semut,

kecoa, nyamuk, lalat, dan juga binatang buas dalam rangka mengantisipasi gangguan darinya.” (Fatawa Syaikh Bin Baz no. 2020).

Sudah jelas dari hadits di atas dan harus selalu kita ingat mengenai mana hewan yang boleh dibunuh atau tidak boleh diganggu.

loading...
loading...

Tags: #Bunuh Nyamuk #Hewan Pengganggu #Nyamuk Nakal