Mencuci Darah Haid Sesuai Anjuran Nabi

2288 views

Ketika perempuan menstruasi maka darah yang keluar adalah najis dan harus disucikan hingga bersih.

Kain yang terkena darah haid dan darah nifas wajib disucikan, cuci dengan air yang berseih dan digosok hingga darahnya menghilang.

Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Ahli Hadits yang enam dari Asma’ binti Abu Bakar, bahwa ia berkata:

Seorang wanita telah datang kepada Nabi lalu berkata, ‘Kain salah seorang di antara kami (kaum wanita) terkena darah haidh, apa yang harus dilakukan?”

Lalu Nabi Muhammad menjawab dan bersabda:

تَحُتَّهُ ثُمَّ تَقْصُرُهُ بِالمَاءِ ثُمَّ تَنْضَحُهُ ثُمَّ تُصَلِّى فِيهِ

‘Hendaklah ia mengeriknya, lalu menggosoknya seraya diberi air, lalu membilasnya (hingga bersih); selanjutnya ia boleh shalat dengan mengenakan kain tersebut’.” (HR. Bukhari & Muslim)

Loading...

berdasarkan hadist diatas, ulama berpendapat bahwa darah haid sedikit atau banyak tetap najis sehingga harus dibersihkan.

Cara membersihkannya adalah dengan membersihkan kain yang terkena darah haid atau nifas dengan cara menggosok darah yang ada di kain dan dibilas dengan air hingga bersih.

Cara menghilangkan darah haid dan bekasnya adalah dengan cara menggosok sehingga darah haidnya menjadi bersih, disunnahkan menggunakan wangi-wangian seperti sabun dan lain-lain.

Lalu setelah itu jika masih ada bekasnya dan susah hilang maka tidak masalah.

Demikianlah cara membersihkan darah haid atau nifas yang terkena kain. [bincangsyariah.com]

Tags: #Cara Mencuci #Darah Haid #Darah Nifas