Mendirikan Sholat Malam Akan Mendapatkan 14 Keutamaan yang Luar Biasa Ini

Inilah kelanjutan artikel sebelumnya tentang 14 keutamaan Sholat Tahajjud, sebagai berikut:

Ketujuh, Mendapatkan Cinta Allah
Orang yang senantiasa shalat malam akan mendpat cinta Allah, cinta yang damaba oleh setiap hamba.

Dari Abu Darda’ r.a. berkata Nabi SAW bersabda : “Tiga golongan yang Allah mencintai dan tertawa kepada mereka serta memberi mereka berita gembira;

orang yang manakala ada sekelompok pasukan terbuka peluang perang, dia berperang di belakang barisan pasukan itu dengan dirinya karena Allah SWT,

(dia diantara satu dari dua pilihan) terbunuh atau dimenengkan oleh Allah SWT dan dicukupinya, maka Dia berkata :

“Lihatlah kepada hamba-Ku ini, bagaimana ia bersabar dengan dirinya karena Aku. Orang yang mempunyai isteri yang cantik dan kasur yang lembut lagi bagus, lalu dia bangun shalat di malam hari,

Loading...

maka Allah berkata : Dia meninggalkan syahwatnya dan mengingat Aku, sekiranya dia mau tentunya dia tidur dan orang yang mana bila dia berada dalam perjalanan bersama para musafir yang bergadang

lalu tidur maka dia bangun shalat di akhir malam baik dalam kondisi tidak senang atau senang.” (HR. Thabrani)

Kedelapan, Mendapat Cap Hamba yang Selalu Berdzikir
Orang yang selalu Shalat malam tergolong orang yang selalu berdzikir mengingat Allah.

Berdasarkan hadits Abu Hurairah dan Abu Sa’id al-Khudri r.a., Rasulullah SAW bersabda : “Apabila seorang suami membangunkan isterinya di malam hari lalu mereka shalat berjama’ah dua raka’at niscaya mereka dicatat tergolong orang-orang yang banyak mengingat (Allah).” (HR. Abu Dawud)

Orang yang senantiasa berdzikir pada Allah, akan mendapatkan ampunan dan pahala yang besar di sisi-Nya.

Allah SWT berfirman :

إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya,

laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah,

laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya,

laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (Al-Ahzaab : 35)

Kesembilan, Termasuk Orang yang Paling Mulia
Orang yang senantiasa sholat malam tergolong orang paling mulia di antara umat ini.

Abdullah bin Abbas r.a. meriwayatkan dari Rasulullah SAW beliau bersabda : “Orang-orang yang paling mulia dari umatku adalah para pembawa Al-Qur’an dan orang-orang yang senantiasa shalat di malam hari.” (HR. Ibnu Abid Dun-ya dan al-Baihaqi)

Dalam hadits Sahl bin Sa’ad dia berkata : “Jibril pernah datang kepada Nabi SAW lalu berkata : “wahai Muhammad! hiduplah sesukamu,

sesungguhnya engkau akan mati, berbuatlah sekenhendakmu sesungguhnya engkau akan dibalas dengannya dan cintailah siapa saja yang engkau sukai,

sesungguhnya engkau akan berpisah dengannya, ketahuilah bahwa kemuliaan seorang mu’min

adalah (dengan) shalat malam dan kehormatan/keperkasaan manakala tidak tergantung kepada manusia.” (HR. Thabrani)

Kesepuluh, Paling Afdhol Setelah Shalat Fardu
Sholat malam dilakukan setelah melaksanakan sholat fardu itu yang oaling afdol.

Berdasarkan hadits Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda : “Puasa yang paling afshol setelah puasa ramadhan adalah di bulan Muharram dan shalat yang paling afdhol setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim)

Dan Riwayat yang lain beliau bersabda : “Shalat yang paling afdhol setelah shalat wajib adalah shalat di tengah malam.” (HR. Muslim)

Kesenelas, Mendapat Surga Khusus
Orang yang shalat malam punya memiliki surga khusus untuk mereka.

Dari Abdullah bin Umar dari Nabi SAW bersabda : “Sesungguhnya di surga ada sebuah ruangan yang mana bagian luarnya dapat dilihat dari dalmnya dan bagian dalamnya dapat dilihat dari luarnya,

Allah menyiapkannya untuk orang yang memberikan makan, melembutkan tutur kata, senantiasa mengikuti shalat dan shalat di malam hari ketika manusia sedang tidur lelap.” (HR. Thabrani)

Pada redaksi yang lain berbunyi : “Sesungguhnya di surga itu ada sebuah ruangan yang mana bagian luarnya dapat dilihat dari dalmnya dan bagian dalamnya dapat dilihat dari luarnya”,

maka Abu Malik al-Asy’ariy bertanya : “untuk siapakah ruangan itu, wahai Rasulullah? “beliau bersabda :

“Untuk orang yang baik pembicaraannya, yang memberikan makan dan shalat di malam hari ketika manusia sedang tidur.” (HR. Thabrani)

Keduabelas, Dua Saat Dalam Semalam
Setiap malam ada dua saat, terkabulnya doa jika berdo’a saat itu niscaya do’anya terkabul.

Berdasarkan hadits jabir bin Abdullah r.a. beliau berkata aku mendengar Nabi SAW bersabda :

“Sesungguhnya pada malam hari ada dua saat, tidaklah seorang muslim memohon kepada Allah kebaikan dari urusan dunia dan akhirat bertepatan dengan saat tersebut,

melainkan Dia memberikan permohonan dan hal tersebut pada setiap malam.” (HR. Muslim)

Ketigabelas, Mendapat Apa yang Ada Disisi Allah
Abdullah bin Mas’ud berkata : “Sesungguhnya Allah tertawa kepada dua orang, seorang yang bangun meninggalkan kasur dan selimutnya di malam yang dingin, lalu ia berwudhu kemudian ia shalat,

maka Allah SWT berkata kepada para malaikat-Nya : “Apa yang mendorong hamba-Ku ini berbuat demikian?

Mereka menuturkan : “(Karena) mengharapkan apa yang ada di sisi-Mu dan takut dari apa yang ada di sisi-Mu”,

maka Allah-pun berkata : “Sesungguhnya Aku telah memberikan apa yang diharapkannya dan mengamankannya dari apa yang ditakutinya.” (HR. ath-Thabrani)

Keempatbelas, Mendapat Pahala Sholat Malam
Orang yang berniat akan bangun untuk shalat malam, lalu tertidur maka dicatat baginya pahala shalat malam.

Dari Abu Darda r.a. berkata, Nabi SAW bersabda : “Barang siapa mendatangi kasurnya dengan niat akan bangun untuk shalat di tengah malam,

kemudian dia tertidur hingga pagi hari, niscaya dicatat baginya niatnya, dan tidurnya sebagai sedekah dari Rabb-nya.” (HSR Nasaa’i, Ibn Majah, Ibn Khuzaimah)

Tags: #Bangun Malam #Keutamaan Sholat Malam #Sholat Thajjud