Mengapa Dilarang Berpuasa di Hari Tasyrik?

86 views

Hari raya idul adha bertepatan pada tanggal sepuluh dzulhijjah. Tiga hari setelahnya adalah hari tasyrik yakni pada tangaal 11, 12,dan 13. Pada hari tasyrik islam melarang umat Islam berpuasa.

Ustaz Ahmad Sarwat Lc MA Pakar Fiqih dari Rumah Fiqih Indonesia menjelaskan dilarang puasa pada hari tasyrik karena hari tasyrik termasuk hari raya.

Sebenarnya Hari raya ada empat macam, pertama hari raya Idul Fitri, Idul Adha, dan hari tasyrik (11-12-13 hijriyah).

Pada semua hari raya itu kita dilarang berpuasa sebab pada hari itu waktu makan.

Kalau pada agama ahli kitab di masa lalu malah sebaliknya merayakan hari besar justru dengan cara berpuasa.

Seperti puasa 10 Muharram bagi umat Yahudi karena pada hari itu hari raya mereka dengan alasan, karena Allah SWT menyelamatkan Musa dari Fir’aun.

Loading...

Kalau di hari raya itu kita justru makan-makan sudah ada sejak zaman Nabi Isa alaihissalam, yaitu ketika dia berdoa diturunkan hidangan dari langit :

قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِأَوَّلِنَا وَآخِرِنَا وَآيَةً مِنْكَ ۖ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

Isa putera Maryam berdoa: “Ya Tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu

orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rzekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezeki Yang Paling Utama“. (QS. Al-Maidah : 114).

loading...
loading...

Tags: #Hari Makan #Hari Tasyrik #Larangan Puasa