Mengapa Hari Arafah Sangat Istimewa? Ini Jawabannya

86 views

Sangat banyak umat  muslim yang mengagungkan hari Arafah. Mereka senantiasa melakukan amalan-amalan soleh pada hari itu.

Bahkan, di tengah aktivitas dan kesibukannya mereka ikhlas dan gigih melakukan puasa sunnah. Padahal, terik dan panasnya matahari kadang-kadang menjadi alasan tidak berpuasa karena sunnah.

Lantas, kenapa hari arafah sangat isrtimewa?

Umat islam  yang melaksanakan puasa di hari Arafah, dosanya selama dua tahun akan diampuni.

Sebagaimana dalam sebuah hadis dari Abu Qatadah, Nabi SAW bersabda, “Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu,” (HR. Muslim no. 1162).

Begitu banyak rahmatnya Allah. Kita cikup menjalani puasa saja dapat menghapus dosa selama dua tahun.

Loading...

Akan kita taak boleh gampang puas. Sebab, kita adalah manusia yang selalu melakukan dosa, dan pasti akan selalu berbuat kesalahan. Maka, kita harus menyempurnakan amalan yang diperintahkan agama.

Dan lagi-lagi inilah istimewanya hari Arafah. Bukan hanya diampuni dosa, Allah SWT juga telah menyempurnakan agama dan nikmat-Nya.

Dalam shahihain (Bukhari-Muslim), ‘Umar bin Al-Khaththab ra berkata bahwa ada seorang Yahudi berkata kepada ‘Umar, “Ada ayat dalam kitab kalian yang kalian membacanya dan seandainya ayat tersebut turun di tengah-tengah orang Yahudi,

tentu kami akan menjadikannya sebagai hari perayaan (hari ‘ied).” “Ayat apakah itu?” tanya ‘Umar. Ia berkata, “(Ayat yang artinya),

‘Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu’.”

‘Umar berkata, “Kami telah mengetahui hal itu yaitu hari dan tempat di mana ayat tersebut diturunkan pada Nabi SAW.

Beliau berdiri di ‘Arafah pada hari Jum’at,” (HR. Bukhari no. 45 dan Muslim no. 3017).

At Tirmidzi mengeluarkan dari Ibnu ‘Abbas semisal itu. Dan di dalamnya disebutkan bahwa ayat tersebut turun pada hari ‘Ied yaitu hari Jum’at dan hari ‘Arafah.

Sungguh benar-benar sangat istimewanya hari itu. Karena Allah telah menyempurnakan agama dan nikmat-Nya untuk umat Islam.

Tidaklah sebuah kesia-siaan jika kita umat islam hanya diam saja, tidak melaksanakan amalan ini?

Tentu tidak! Kita harus bersyukur atas kasih sayang Allah kepada kita. Ialah dengan mendekatkan diri kepada-Nya dan selalu beribadah dan berbuat kebajikan.

Tags: #Bulan Istimewa #Idul Adha #Keutamaan Arafah