Mengenal Apa Itu Shalat Sunnah Rawatib

360 views

Shalat sunnah rawatib adalah shalat sunnah yang pelaksanannya beriringan dengan shalat wajib. Melalui hadits dari Ibnu Umar, Nabi Muhammad SAW bersabda:

Saya memperoleh pelajaran shalat dari Nabi Muhammad saw. sebanyak sepuluh rakaat, yaitu dua rakaat sebelum Zuhur, dua rakaat sesudahnya, dua rakaat sesudah Magrib, dua rakaat sesudah Isya, dan dua rakaat sebelum Subuh.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Didalam hadist tersebut menjelaskan yang yang menjadi dasar syariat serta rincian tentang shalat sunnah rawatib, sehingga Rasulullah sangat menganjurkan agar melakukan sholat sunnah ini.

Jika dilihat dari hukum dan pelaksanaannya, maka shalat sunah rawatib dapat dibagi menjadi dua, sebagaimana berikut ini:

Sholat Sunnah Rawatib Muakad
Muakkad artinya dikuatkan. Shalat sunah rawatib muakkad disini sangat dianjurkan kepada kita untuk dikerjakan karena Nabi Muhammad selalu melaksanakannya.
Perhatikan sabda Rasulullah berikut ini.

Loading...
مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يُصَلِّى لِلَّهِ كُلَّ يَوْمٍ ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً تَطَوُّعًا غَيْرَ فَرِيضَةٍ إِلاَّ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ أَوْ إِلاَّ بُنِىَ لَهُ بَيْتٌ فِى الْجَنَّةِ. قَالَتْ أُمُّ حَبِيبَةَ فَمَا بَرِحْتُ أُصَلِّيهِنَّ بَعْدُ

Artinya:
“Dari Abdullah bin Umar berkata, ’Saya hafal Rasulullah saw. (selalu mengerjakan) dua rakaat sebelum Zuhur, dua rakaat sesudah Zuhur, dua rakaat sesudah Magrib, dua rakaat sesudah Isya, dan dua rakaat sebelum Subuh’.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Berdasarkan hadis diatas kita bisa mengetahui bahwa jumlah rakaat shalat sunah rawatib muakkad adalah sebagai berikut:

  • Dua rakaat sebelum shalat Subuh
  • Dua rakaat sebelum shalat Dzuhur
  • Dua rakaat sesudah shalat Dzuhur
  • Dua rakaat sesudah shalat Magrib
  • Dua rakaat sesudah shalat Isya’

Sebagaimana disampaikan oleh hadist Ibu Umur diatas bahwa shalat sunah Rawatib berjumlah 16 rakaat.

Sedangkan hadis Ummu Habibah menjelaskan bahwa sunah Rawatib (muakkad) berjumlah 12 rakaat.

Beda lagi dengan jumhur ulama antara lain Mazhab Syafi‘i dan Mazhab Hambali yang mengatakan hanya berjumlah 10 rakaat, karena dihitung hanya dua rakaat sebelum Dzuhur.

Sholat Rawatib Ghairu Muakad
Jika shalat sunnah Rawatib Muakkad dikuatkan, maka beda halnya dengan ghairu muakkad yang artinya kurang dikuatkan.

Shalat sunnah ini tidak selalu dianjurkan untuk selalu kita kerjakan. Rasulullah hanya menganjurkan namun anjurannya tidak sekuat shalat sunnah Muakkad.

Shalat sunah rawatib ghairu muakkad seperti berikut ini:

  • Dua rakaat sebelum dan sesudah shalat Zuhur, selain yang telah disebutkan dalam shalat sunah rawatib muakkad
  • Empat rakaat sebelum shalat Asar
  • Dua rakaat sebelum shalat Magrib
  • Dua rakaat sebelum shalat Isya’

[walpaperhd99.blogspot.com]

Tags: #Shalat Rawatib #Shalat Sunnah #Sunnah Muakkad