Momen Ketika Nabi SAW Berhaji Bersama 1400 Sahabat

110 views

Pada Tahun ke 6 Hijriah, Nabi Muhammad menunaikan ibadah haji ke Makkah. Para sahabat banyak yang ikut melaksankan haji waktu itu sekitar 1400 sahabat.

Dalam perjalanan sebelum sampai ke Makkah, rombongan Nabi dicegat kaum Quraisy di tempat yang bernama Hudaibiyah.

Tempat itu berjarak tujuh kilometer dari Makkah. Di Hudaibiyah Nabi menandatangani perjanjian damai dengan Kaum kafir Quraisy.

Isi Perjanjiannya ada janji perdamaian antara kaum kafir Quraisy dan Kaum Muslimin Madinah selama sepuluh tahun.

Dalam perjanjian yang tertulis tidak boleh ada pengkhianatan dan peperangan di anrata keduanya.

Yang juga termasuk dalam perjanjian itu adalah persetujuan bahwa Kaum Muslim tidak boleh berhaji pada tahun itu. Dan pada tahun berikutnya boleh bebas pergi ke Makkah dan tinggal selama tiga hari disana.

Loading...

Adapun isi perjanjian damai Hudaibiyah yang ditanda-tangani Nabi Adalah sebagai berikut:

Kaum muslim kembali ke Madinah pada tahun itu tanpa melakukan umrah.
Tetapi kaum musyrik mengizinkan mereka untuk umrah pada tahun berikutnya, dan menetapkan bahwa mereka tinggal di Makkah tidak boleh lebih dari tiga hari.

Kaum Muslim tidak boleh membawa senjata. Orang Islam yang tinggal di Makkah tidak boleh pindah ke Madinah. Tetapi jika orang yang pindah ke Madinah ingin kembali ke Makkah, mereka tidak akan melarangnya.

Orang musyrik yang mengunjungi Madinah diizinkan kembali ke Makkah tetapi orang Muslim yang mengunjungi Makkah tidak diizinkan kembali ke Madinah.

Suku lain diberi kebebasan untuk bergabung dengan salah satu dari dua pihak yang mengadakan kontak.

Usai perjanjian itu terjalin, maka Nabi mengirimkan surat-surat kepada raja-raja tetangga.

Isi dalam surat itu menggunkan bahasa yang sederhana dan pendek dengan isi yang memberikan ajaran dasar agama Islam.

Al-Quran menyebutkna sebagai “Sebuah kemenangan yang nyata”.

Tags: #Nabi Berhaji #Naik Haji #Sahabat Nabi